KETIKKABAR.com – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono, angkat bicara mengenai penolakan Israel terhadap rencana pengerahan pasukan perdamaian dari Turki untuk mengawasi proses perdamaian di Jalur Gaza.
Indonesia menegaskan kesiapan untuk berkontribusi jika PBB memberikan mandat yang jelas.
Sugiono menanggapi pertanyaan tentang upaya Indonesia dan negara lain meyakinkan Israel agar menerima pasukan perdamaian.
“Intinya, yang ingin kita lakukan adalah memberikan kontribusi terhadap proses perdamaian ini. Dan saya kira Indonesia bisa diterima. Sekali lagi, semuanya ini subject to mandate yang jelas dari PBB,” kata Sugiono di pelataran Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri, Rabu (5/11/2025).
Ia menekankan dua agenda utama yang menjadi fokus Indonesia dalam pertemuan di Istanbul, Turki, pekan lalu: yang pertama adalah pentingnya mewujudkan gencatan senjata (ceasefire) yang benar-benar terlaksana, dan yang kedua adalah memastikan kelancaran bantuan kemanusiaan ke Gaza yang dinilai masih menghadapi hambatan.
Penolakan terhadap pasukan perdamaian sebelumnya telah ditegaskan oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Penolakan juga disampaikan Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, yang menyoroti pendekatan permusuhan dari Turki yang dipimpin Presiden Recep Tayyip Erdogan.
“Turki yang dipimpin Erdogan, memimpin pendekatan yang bermusuhan terhadap Israel. Jadi, tak masuk akal bagi kami membiiznkan pasukan bersenjata mereka memasuki Jalur Gaza,” kata Saar pada Oktober, dikutip Reuters.
Israel juga menolak pasukan perdamaian dari Qatar karena hubungan diplomatik negara tersebut dengan Hamas. Padahal, Qatar dan Turki memainkan peran kunci dalam kesepakatan gencatan senjata yang dicapai pada 10 Oktober 2025.
Pasukan perdamaian sendiri merupakan salah satu poin yang tertuang dalam kesepakatan gencatan senjata Israel-Hamas tersebut.
Indonesia dalam berbagai kesempatan telah menegaskan siap mengirim pasukan ke Gaza dan wilayah konflik lainnya jika memang diperlukan dan disetujui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). []


















