Daerah

Percepat Akses Warga, Personel Kodim 0108/Agara Pasang Pylon Jembatan Gantung di Aceh Tenggara

ACEH TENGGARA – Personel Babinsa Koramil 0108-03/Badar, Kodim 0108/Aceh Tenggara, bahu-membahu bersama warga Desa Kumbang Jaya, Kecamatan Badar, melaksanakan pemasangan pylon atau tiang utama penyangga Jembatan Gantung Perintis, Sabtu (30/5/2026).

Gotong royong ini dilakukan untuk mempercepat pembangunan akses transportasi vital yang melintasi Sungai Alas tersebut.

Pemasangan pylon menjadi tahapan krusial dalam konstruksi jembatan gantung karena berfungsi sebagai struktur vertikal utama penahan beban.

Sejak pagi hari, Babinsa dan warga setempat bekerja sama menyiapkan material hingga menempatkan pylon pada titik yang telah ditentukan dengan perhitungan teknis yang cermat.

Danramil 0108-03/Badar, Kapten Inf Sadriadi, menegaskan bahwa ketelitian dalam pemasangan tiang utama sangat menentukan kestabilan dan keamanan jembatan jangka panjang.

BACA JUGA:
8,3 Juta Pelanggan Listrik di Sumatera Kembali Menyala, PLN Fokus Percepat Pemulihan

“Pylon adalah bagian yang sangat penting pada jembatan gantung. Struktur ini menopang seluruh bentangan jembatan yang melintasi Sungai Alas, sehingga pemasangannya harus dilakukan secara teliti dan sesuai standar konstruksi agar menghasilkan bangunan yang kuat, aman, dan tahan lama,” ujar Kapten Inf Sadriadi.

Ia menambahkan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk respons terhadap kesulitan akses transportasi yang selama ini dialami masyarakat Desa Kumbang Jaya dan desa sekitarnya.

Kondisi arus Sungai Alas yang deras sering kali menjadi hambatan bagi warga, terutama saat debit air meningkat pada musim hujan, yang berdampak pada akses menuju lahan pertanian, sekolah, hingga pusat layanan kesehatan.

Melalui sinergi antara TNI dan masyarakat, proyek ini diharapkan segera rampung agar mobilitas warga dapat berjalan lancar dan meningkatkan perekonomian daerah.

BACA JUGA:
Wabup Aceh Besar Ajak Warga Perkuat Persatuan Demi Pembangunan Daerah

Kapten Inf Sadriadi juga mengapresiasi semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh warga dalam menyelesaikan proyek infrastruktur ini.

“Keterlibatan masyarakat merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab bersama. Pembangunan jembatan ini bukan hanya untuk kepentingan hari ini, tetapi menjadi investasi jangka panjang bagi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat ke depan,” ungkap Kapten Inf Sadriadi.

Hingga saat ini, proses pengerjaan konstruksi terus berlangsung dengan harapan jembatan tersebut dapat segera difungsikan sebagai sarana penghubung yang kokoh dan aman bagi warga.[]

TERKAIT LAINNYA