Internasional

Guncangan Psikis di Medan Perang: Ratusan Tentara Israel Coba Akhiri Hidup

KETIKKABAR.com – Seorang prajurit Israel dilaporkan tewas setelah melakukan aksi bunuh diri di dalam sebuah pangkalan militer di wilayah utara Israel.

Insiden ini menambah panjang daftar personil militer Israel yang mengakhiri hidupnya di tengah ketegangan konflik yang terus berlangsung.

Menurut laporan koran Haaretz yang dilansir dari Middle East Monitor, Rabu, 17 Desember 2025, dengan adanya kejadian terbaru ini, tercatat total 61 prajurit Israel telah mengambil langkah menghabisi nyawanya sendiri sejak perang di Gaza berkecamuk.

Kronologi Kejadian di Pangkalan Utara

Laporan Haaretz menyebutkan bahwa prajurit tersebut menghabisi nyawanya dengan cara menembakkan senjata ke arah diri sendiri. Meskipun sempat ditemukan dalam kondisi sekarat dan dilarikan ke fasilitas medis, nyawa prajurit itu akhirnya tidak tertolong pada Selasa pagi.

Sebelum laporan resmi dari media tersebut keluar, Angkatan Bersenjata Israel (IDF) sempat mengeluarkan pernyataan awal. Dalam rilis tersebut, IDF menyebutkan bahwa salah satu prajuritnya terluka parah akibat “insiden senjata” di dalam pangkalan militer di utara Israel dan telah dibawa ke rumah sakit.

BACA JUGA:
Gaji Ke-13 Pensiunan Cair 2 Juni 2026: Tanpa Biaya dan Otomatis

Pihak Angkatan Bersenjata Israel kini telah membuka investigasi menyeluruh atas insiden yang berujung pada kematian sang prajurit.

Tren Percobaan Bunuh Diri Meningkat

Masalah kesehatan mental dan tekanan psikologis di kalangan militer Israel tampak menjadi persoalan serius. Pada 28 Oktober 2025, sebuah laporan resmi yang dikeluarkan oleh Pusat Informasi dan Penelitian Knesset mengungkapkan data yang mencengangkan.

Berdasarkan laporan tersebut, sebanyak 279 tentara Israel tercatat melakukan percobaan bunuh diri sejak awal 2024. Data ini diambil dari periode Januari 2025 hingga Juli 2025.

Dari data tersebut, para peneliti menemukan pola frekuensi yang mengkhawatirkan, yakni rata-rata terdapat tujuh percobaan bunuh diri untuk setiap satu kasus kematian yang berhasil terjadi.

BACA JUGA:
Percepat Pembangunan Infrastruktur, Kodim 0108/Agara Bersama Warga Cor Pondasi Jembatan Gantung di Desa Teger Miko, Aceh Tenggara

Fenomena ini memicu kekhawatiran mengenai dampak jangka panjang dari operasi militer yang berkelanjutan terhadap kondisi psikis para personil di lapangan. []

Mahasiswi UMM Tewas di Got Pasuruan: Unit Propam Diduga Jadi Eksekutor

TERKAIT LAINNYA