Politik

Pengamat Intelijen: Tekanan Ekonomi Picu Sinyal Reshuffle Kabinet Prabowo

KETIKKABAR.comPengamat intelijen dan geopolitik, Amir Hamzah, memperingatkan adanya potensi instabilitas sosial dan politik akibat tekanan ekonomi yang tengah berkembang.

Situasi ini dinilai menjadi landasan kuat bagi Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan penataan ulang kabinet atau reshuffle guna memperkuat pusat kendali pemerintahan.

Amir menjelaskan bahwa dalam perspektif intelijen, kondisi ekonomi masyarakat dapat dengan cepat berdampak pada stabilitas nasional.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya langkah strategis dari pemerintah untuk mengantisipasi gejolak dari dalam negeri.

“Karena itu, menjaga soliditas keamanan nasional menjadi sangat penting,” kata Amir Hamzah saat memberikan keterangannya, Kamis (23/4/2026).

Menurut Amir, langkah Presiden Prabowo saat ini mengarah pada pembentukan semacam war room politik dan geopolitik.

Hal ini terlihat dari keterlibatan tokoh strategis seperti Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan yang mewakili dimensi ekonomi global, serta mantan KSAD Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman yang fokus pada stabilitas keamanan domestik.

BACA JUGA:
Respons Usulan KPK, Demokrat: Pembatasan Jabatan Ketum Parpol Adalah Kedaulatan Internal Partai

Amir menilai, pertemuan-pertemuan strategis yang dilakukan Presiden belakangan ini merupakan bagian dari persiapan besar yang tertutup dari jangkauan publik.

“Presiden biasanya bertemu diam-diam ketika sedang mempersiapkan sesuatu yang besar. Tidak ada seremoni, tidak ada konsumsi publik. Yang ada adalah pertukaran informasi strategis dan pengambilan keputusan penting,” ujar Amir.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa jika nantinya Presiden melakukan perombakan kabinet, hal tersebut bukan sekadar rotasi jabatan biasa, melainkan upaya membangun ulang struktur yang lebih responsif terhadap ancaman nasional.

Penataan ini dianggap krusial untuk menghadapi kemungkinan turbulensi nasional di masa depan.

Amir menyimpulkan bahwa fondasi konsolidasi pemerintahan sudah mulai terlihat dengan jelas melalui keterlibatan tokoh-tokoh kunci tersebut.

BACA JUGA:
Langkah Prabowo Lobi Energi ke Jepang-Rusia Sinyal Keraguan terhadap Bahlil

“Jika setelah ini muncul langkah reshuffle, maka publik tidak perlu kaget karena fondasi konsolidasinya sudah mulai terlihat sekarang,” pungkasnya. []

TERKAIT LAINNYA