KETIKKABAR.com – Sofyan Hadi, S.Pd., Gr., Kepala SDN Pomako 1, menekankan pentingnya sinergi antara pendidikan dan stabilitas keamanan dalam membangun masa depan Papua.
Di sela pengabdiannya selama 12 tahun di kawasan pesisir Pomako, Timika, ia memberikan apresiasi khusus terhadap pendekatan humanis yang dikedepankan dalam Operasi Damai Cartenz 2026.
Sofyan menilai, upaya menjaga kondusivitas wilayah melalui pendekatan persuasif sangat krusial dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan.
Menurutnya, kehadiran petugas di lapangan kini lebih menonjolkan sisi pengabdian sosial daripada sekadar penegakan hukum.
“Sebagai tenaga pendidik, saya mengapresiasi pelaksanaan Operasi Damai Cartenz 2026 yang mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Hal ini terlihat dari berbagai kegiatan positif seperti kunjungan sosial, patroli rutin di wilayah rawan, serta pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Pendekatan ini menunjukkan bahwa kehadiran aparat tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga membangun kedekatan dan kepercayaan dengan masyarakat,” ujar Sofyan, Jumat (24/4/2026).
Sebagai figur sentral pendidikan di wilayah pesisir yang memiliki keterbatasan akses, Sofyan terus konsisten membangun kesadaran orang tua akan pentingnya sekolah.
Ia meyakini bahwa pendidikan adalah kunci utama untuk membuka akses masa depan bagi generasi muda di wilayah pinggiran Papua.
Selain menjalankan peran formal sebagai guru, Sofyan aktif menjalin komunikasi intensif dengan lingkungan sekitar guna membentuk pola pikir anak-anak pesisir. Baginya, pembangunan manusia di Papua tidak dapat dipisahkan dari situasi keamanan yang stabil dan terukur.
Terkait dinamika informasi di media sosial, Sofyan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang bersifat provokatif.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Papua untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan dmai, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum jelas kebenarannya. Mari kita bergandengan tangan untuk terus membangun dan memajukan pendidikan di Papua, khususnya bagi generasi muda di Timika, demi masa depan yang lebih baik,” tambahnya.
Dedikasi Sofyan Hadi di pesisir Pomako menjadi refleksi bahwa kemajuan Papua memerlukan fondasi pendidikan yang kuat serta dukungan terhadap sistem keamanan yang profesional dan humanis demi menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing. []











