KETIKKABAR.com, , Sabang — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Sabang Nuri Farisal bersama Wakil Ketua Erwani Meutia meninjau Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kakao serta Rumah Kemasan Kota Sabang di kawasan Sabang Fair, Kamis sore, 29 Oktober 2026.
Kunjungan ini digelar untuk mendorong daya saing produk olahan kakao lokal di pasar regional maupun nasional.
Dalam peninjauan tersebut, Nuri mengamati langsung potensi komoditas kakao Sabang yang dapat dioptimalkan sebagai produk oleh-oleh khas daerah. Menurut dia, penguatan identitas produk perlu ditopang oleh inovasi olahan dan strategi pemasaran yang tepat sasaran.
“Kita berharap produk olahan kakao Sabang semakin dikenal, tidak hanya sebagai oleh-oleh khas bagi wisatawan, tetapi juga mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Potensi lokal ini perlu terus dikembangkan agar memberikan manfaat bagi pelaku IKM,” ujar Nuri.
Seiring meningkatnya tren permintaan oleh-oleh khas dari destinasi wisata Sabang, fasilitas Sentra IKM Kakao dan Rumah Kemasan memegang peranan krusial.
Selain dari sisi pengolahan bahan baku, aspek teknis seperti standar higienitas dan desain kemasan (packaging) menjadi kunci agar produk lokal dapat bersaing dengan merek-merek papan atas dari luar daerah.
Nuri menekankan, visualisasi kemasan yang apik dan fungsional sangat efektif dalam meningkatkan nilai jual (added value) serta memikat daya beli konsumen.
“Dengan kualitas produk yang baik dan kemasan yang menarik, kita ingin produk IKM Sabang memiliki nilai tambah dan mampu bersaing dengan produk dari daerah lain,” tambahnya.
Melalui pendampingan berkelanjutan terhadap para perajin dan pelaku usaha kecil, Dekranasda Kota Sabang berharap sektor IKM dapat terus tumbuh mandiri sekaligus menopang ekosistem pariwisata daerah. []









