KETIKKABAR.com, Kota Jantho — Ribuan warga memadati Lapangan Kemukiman Bung Cala, Kecamatan Kuta Baro, untuk menyaksikan pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-35 tingkat Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (24/10/2026) malam.
Gerimis yang sempat mengguyur lokasi tidak menyurutkan antusiasme masyarakat mengikuti agenda keagamaan tersebut.
Sejak selepas Magrib, warga mulai berdatangan bersama keluarga dan kerabat. Arena pembukaan semakin ramai dengan kehadiran tokoh masyarakat serta kafilah yang mewakili kecamatan masing-masing.
Bagi sebagian warga, penyelenggaraan MTQ tingkat kabupaten tahun ini menjadi momentum yang dinantikan setelah kegiatan serupa tidak digelar selama beberapa tahun.
Maimun, orang tua peserta dari Kecamatan Darul Kamal, mengaku senang dapat menyaksikan langsung pembukaan MTQ tersebut. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga mendorong anak-anak muda untuk mempelajari Al-Quran.
“Alhamdulillah, kami sangat senang karena sudah lama MTQ kabupaten tidak diselenggarakan. Terakhir sebelum Covid-19, yakni pada 2018, dan malam ini kembali digelar. Kami berharap MTQ ini bukan hanya menjadi acara tahunan, tetapi juga semakin mendorong anak-anak muda untuk belajar, membaca, dan memahami Alquran,” ujarnya.
Maimun juga berharap penyelenggaraan MTQ mendorong orang tua lebih aktif membimbing anak-anak dalam pendidikan agama, baik di lingkungan keluarga maupun melalui balai pengajian dan lembaga pendidikan Al-Quran.
Harapan serupa disampaikan Mirza, orang tua peserta dari Kecamatan Darul Imarah. Menurut dia, MTQ tidak hanya menjadi arena perlombaan, tetapi juga kesempatan bagi masyarakat dari berbagai kecamatan untuk mempererat silaturahmi.
“Selain menjadi ajang perlombaan bagi para peserta, MTQ juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk bersilaturahmi. Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar dan dapat melahirkan generasi yang mencintai Alquran serta mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Mirza menilai dukungan masyarakat turut menentukan kelancaran kegiatan tersebut. Ia berharap antusiasme warga tetap terjaga hingga seluruh rangkaian MTQ berakhir.
Kehadiran kafilah dari berbagai kecamatan menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan tilawah dan pemahaman Al-Quran di Aceh Besar. Para peserta diharapkan menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung sportivitas, persaudaraan, dan nilai-nilai keislaman.
MTQ ke-35 diharapkan tidak hanya menghasilkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah berprestasi, tetapi juga mendorong generasi muda memahami serta mengamalkan ajaran Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.
Ramainya warga pada malam pembukaan mencerminkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan keagamaan di Aceh Besar.
Dukungan keluarga, lembaga pendidikan, balai pengajian, dan lingkungan masyarakat diperlukan agar pembinaan Al-Quran terus berlangsung di luar pelaksanaan MTQ.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat silaturahmi antarkecamatan sekaligus mendorong pembinaan generasi Qurani yang berakhlak mulia. []











