KETIKKABAR.com – Habib Rizieq Shihab memberikan respons tegas terkait materi stand up comedy “Mens Rea” milik komika Pandji Pragiwaksono yang viral.
Meski tak mempermasalahkan kritik terhadap pemerintah, ia menyesalkan adanya materi yang menjadikan ibadah shalat sebagai bahan candaan.
Pernyataan ini disampaikan Habib Rizieq melalui kanal YouTube Islamic Brotherhood Television pada Selasa (13/1/2026).
Ia menegaskan bahwa shalat adalah ajaran suci dari Al-Qur’an yang tidak pantas dijadikan bahan olok-olok dalam sebuah pertunjukan.
Habib Rizieq meminta Pandji segera menyampaikan permohonan maaf dan menghapus bagian materi yang menyinggung ibadah tersebut.
Selain itu, ia mendesak pihak Netflix untuk mencabut atau menghilangkan potongan konten yang dianggap menghina syiar Islam.
Massa Demo Polda Metro Jaya
Ratusan massa dari Gerakan Kader Umat Islam menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Polda Metro Jaya pada Selasa (13/1).
Mereka mendesak kepolisian segera memproses hukum Pandji Pragiwaksono atas dugaan penistaan ibadah shalat dalam tayangan di Netflix.
Koordinator aksi, Fachrullah Jasadi, menegaskan bahwa menjadikan shalat sebagai bahan satire adalah tindakan yang tidak dapat ditoleransi.
“shalat adalah ibadah paling fundamental dalam ajaran Islam, tiang agama, dan kewajiban yang bersifat sakral,” ujarnya dalam orasi.
Forum Ulama Nusantara Siapkan Laporan Polisi
Tak hanya aksi massa, Forum Ulama Nusantara juga berencana melaporkan Pandji Pragiwaksono ke polisi terkait dugaan penistaan agama.
Ketua Forum, Nur Shollah Bek alias Wan Bek, menilai materi tersebut telah melampaui batas kritik sosial dan masuk ke ranah merendahkan nilai agama.
Wan Bek menyoroti narasi yang menyinggung kriteria pemimpin yang rajin beribadah sebagai bahan tertawaan di ruang publik.
“Bagi umat Islam, menjaga shalat merupakan bagian dari akhlak dan kepribadian,” pungkasnya saat ditemui di kawasan Lebak Bulus. [
Jadikan Shalat Bahan Candaan, Forum Ulama Nusantara Siap Polisikan Pandji Pragiwaksono


















