KETIKKABAR.com – Komika Pandji Pragiwaksono menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah potongan video pertunjukan stand-up comedy spesialnya yang bertajuk ‘Mens Rea’ viral.
Dalam penampilannya, Pandji melontarkan kritik tajam mengenai kecenderungan masyarakat, khususnya di Jawa Barat, yang memilih pemimpin hanya berdasarkan popularitas dan latar belakang artis.
Pandji menyoroti bagaimana figur publik sering kali memenangkan kontestasi politik meskipun rekam jejak dan kapasitasnya belum tentu diketahui oleh pemilih.
“Ada lagi yang milih berdasarkan yang populer. Gue gak tau nih orang bisa kerja atau enggak. Gue gak tau ahlaknya nih orang, pokoknya populer aja,” ungkap Pandji dalam pertunjukan tersebut. Ia secara spesifik menyebut bahwa fenomena ini sangat kental terasa di wilayah Jawa Barat.
“Artis. Nah ini di antara masyarakat Indonesia, gue sadari masalah terbesar nih untuk permasalahan ini tuh adanya di Jawa Barat. Orang Sunda,” tambahnya yang disambut tawa penonton.
Sebut Deddy Mizwar hingga Dedi Mulyadi
Dalam materinya, Pandji memberikan contoh konkret sejumlah tokoh yang pernah dan sedang memimpin Jawa Barat. Ia membandingkan era Deddy Mizwar hingga gubernur saat ini, Dedi Mulyadi.
“Orang Sunda seneng banget milih artis. Gubernur mereka waktu itu Deddy Mizwar, artis film. Wakil gubernur mereka, Dede Yusuf, artis TV,” kata Pandji. Ia kemudian melanjutkannya dengan sindiran menohok terhadap gubernur petahana.
“Sekarang gubernurnya, Dedi Mulyadi, artis Youtube!” tegas Pandji. Sambil berseloroh menanggapi reaksi penonton, ia menambahkan, “Banyak yang gak suka, banyak yang gak suka. Santai aja A****!”
Respons Dedi Mulyadi: Antara Konten dan Kenyataan
Menanggapi sindiran yang viral tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan respons santai namun defensif.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Dedi mengaku mengapresiasi kritik tersebut sebagai bagian dari dinamika demokrasi. Ia bahkan mengaku sebagai penggemar Pandji.
“Setiap pernyataannya menggelitik, korektif, dan edukatif,” kata Dedi Mulyadi dalam video yang diunggah lewat akun @dedimulyadi71, Minggu, 4 Januari 2026.
Namun, Dedi memberikan catatan mengenai anggapan bahwa artis selalu menang di Jawa Barat. Ia mencontohkan bahwa Deddy Mizwar dan Dede Yusuf pun pernah mengalami kekalahan dalam kontestasi politik di Bumi Pasundan. Ia juga membela kapasitas rekan sejawatnya.
“Banyak juga yang dari kalangan artis punya kemampuan,” ujarnya.
Mengenai julukan ‘Gubernur Konten’ yang kerap disematkan padanya, Dedi mengajak Pandji untuk melihat langsung realitas pembangunan di lapangan, mulai dari kondisi jalan hingga proyek di kabupaten/kota.
“Apakah saya hanya gubernur konten atau gubernur kenyataan, itu bisa dilihat dari hasilnya di lapangan,” tegas Dedi.
Ia menekankan bahwa dirinya sangat terbuka terhadap setiap masukan publik.
“Ini negara demokrasi. Setiap orang berhak menyampaikan pikiran dan gagasan, termasuk koreksi secara terbuka,” pungkasnya. []
Prabowo Perintahkan Hemat: Eselon Wajib Keluar dari Zona Nyaman!




















