Hukum

Satu Korban Luka Parah dalam Bentrokan FPI vs PWI LS di Pemalang, Cedera di Sembilan Titik Kepala

KETIKKABAR.com – Salah satu dari sembilan korban bentrokan antara massa Front Persatuan Islam (FPI) dan Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI LS) di acara ceramah Habib Rizieq Shihab mengalami luka serius.

Korban berinisial S (43), warga Wonosobo, dilarikan ke RSI Siaga M

dika Pemalang dalam kondisi kritis usai mengalami cedera parah di bagian kepala.

“Korban mengalami luka di sembilan titik di kepala. Tidak ada luka di bagian tubuh lain. Diduga akibat hantaman benda tumpul,” ujar Direktur RSI Siaga Medika Pemalang, dr Ofi Dwiantoro, Kamis (24/7/2025).

Saat ini kondisi korban belum stabil dan menunjukkan gejala gelisah. Tim medis masih terus melakukan observasi dan perawatan intensif. Sementara delapan korban lainnya mengalami luka ringan akibat benturan benda tumpul dan telah menjalani rawat jalan.

BACA JUGA:
KPK Endus Skandal Rp622 Miliar! Fuad Hasan Masyhur Terseret Arus Korupsi Haji, Bakal Jadi Tersangka Baru?

“Mayoritas luka berada di bagian kepala dan lengan. Luka ringan didominasi akibat lemparan batu, bukan senjata tajam,” tambah dr Ofi.

Bentrok terjadi saat acara peringatan bulan Muharam yang menghadirkan ceramah oleh Habib Muhammad Rizieq Shihab di Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Rabu (23/7/2025) malam.

Insiden kekerasan tersebut melibatkan dua ormas, yakni FPI dan PWI LS. Awalnya korban dilaporkan hanya lima orang, namun kemudian bertambah menjadi sembilan, termasuk empat anggota polisi.

Kuasa hukum Habib Rizieq, Aziz Yanuar, mengungkap kronologi kejadian. Menurutnya, rombongan HRS sempat dihadang oleh aparat kepolisian dan diminta untuk masuk ke lokasi tabligh akbar melalui jalur belakang panggung.

“Tim pengawal IB HRS menolak karena jalur depan sudah disterilkan panitia dan warga. Setelah perdebatan, HRS tetap masuk lewat jalur depan dan ceramah berlangsung aman,” jelas Aziz.

BACA JUGA:
KPK Ungkap Modus TPPU: Uang Korupsi Mengalir ke Rekening Keluarga hingga Wanita Simpanan

Namun di jalur belakang, massa PWI LS disebut telah bersiap menghadang. Bentrokan pun tak terhindarkan antara warga dan panitia yang berjaga dengan massa PWI LS.

“Setelah bentrokan pecah, aparat akhirnya mengamankan warga dan panitia. Sayangnya, sejumlah korban jatuh dalam kejadian tersebut,” ujarnya.

Warga setempat bernama Ahmad (50) menuturkan, bentrokan berlangsung singkat namun intens. Ia melihat sekelompok orang berbaju putih diduga dari FPI, mengejar massa berbaju hitam yang disebut dari kubu PWI LS.

“Kejadiannya sekitar 15 menit. Mereka kejar-kejaran di sekitar lokasi,” kata Ahmad, dikutip dari TribunBanyumas.

Disebutkan pula, ratusan anggota PWI LS sebelumnya berkumpul di masjid dekat lokasi acara, dan berupaya masuk untuk membubarkan kegiatan menyambut kedatangan Habib Rizieq Shihab.[]

TERKAIT LAINNYA