Nasional

Update Gempa M7,7 NTT: 105 Jiwa Tewas dan 179 Ribu Warga Masih Mengungsi

KETIKKABAR.com — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui data dampak gempa bumi berkekuatan M7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hingga kini, korban meninggal dunia tercatat mencapai 105 orang, sementara ribuan lainnya mengalami luka-luka dan ratusan ribu warga masih bertahan di tempat pengungsian.

Perkembangan penanganan darurat bencana tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam rapat koordinasi bersama Presiden Prabowo Subianto di Batalyon Teritorial Pembangunan Kabupaten Nagekeo, NTT, Rabu (26/8/2026).

“Untuk dampak Bapak Presiden kami laporkan, untuk yang meninggal dunia ada 105 jiwa Bapak Presiden, luka-luka 1.678,” kata Suharyanto di hadapan Presiden.

Selain menimbulkan korban jiwa dan sebanyak 179.037 warga yang mengungsi, gempa dahsyat ini juga menghancurkan puluhan ribu tempat tinggal penduduk.

BACA JUGA:  Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla di Sembilan Polda

BNPB mencatat sebanyak 81.436 rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat keparahan yang bervariasi.

Kerusakan parah juga meluas pada sektor fasilitas publik dan infrastruktur penunjang di daerah terdampak. Meski tidak ditemukan jembatan yang ambruk, sejumlah titik mengalami longsor dan fasilitas umum lainnya turut terdampak.

“Dan fasilitas umum yang lain sekolah, masjid, kemudian juga ada kantor pemerintah, alhamdulillah untuk jembatan-jembatan tidak ada yang rusak parah, hanya ada beberapa yang longsor ini jumlahnya 1.951 unit,” ujarnya.

Hingga saat ini, pemerintah pusat bersama instansi terkait terus menggenjot penanganan darurat, pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, serta percepatan pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak gempa NTT.[]

TERKAIT LAINNYA