Daerah

Sabang Perkuat Ketahanan Pangan, Panen 1 Ton Jagung di Paya Seunara

KETIKKABAR.com – Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus melakukan panen jagung kwartal II di lahan BUMG Paya Seunara seluas 1 hektare.

Upaya memperkuat ketahanan pangan di Kota Sabang terus menunjukkan hasil yang positif.

Kegiatan yang menghasilkan sekitar 1 ton jagung pipil, menjadi bukti optimalisasi lahan produktif di tingkat gampong.

Kegiatan yang berlangsung di Jurong Kampung Dalam, Gampong Paya Seunara ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Sabang dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong kemandirian pangan masyarakat di daerah.

Dalam keterangannya, Wakil Wali Kota Sabang menyampaikan bahwa pengembangan komoditas jagung menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan, sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan masyarakat Sabang menuju swasembada pangan. Apa yang kita lakukan hari ini untuk mendukung program ketahanan pangan pemerintah pusat, supaya kita bisa swasembada di daerah. Hasil jagung ini bisa dimanfaatkan atau dijual untuk membeli beras guna mencukupi kebutuhan sehari-hari petani,” ujar Suradji, Selasa (5/5).

Ia menegaskan Pemerintah Kota Sabang terus mendukung petani melalui bantuan bibit, pembinaan, dan pendampingan guna meningkatkan produktivitas.

BACA JUGA:
Perkuat Sinergi Ulama-Umara, Wagub Aceh Kunjungi Dayah Madinatuddinah Bireuen

Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan agar program tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata.

“Kegiatan ini harus terus dilaksanakan dan ditingkatkan. Jangan hanya sekali panen lalu berhenti, tapi benar-benar menjadi sumber penghasilan yang meningkatkan pendapatan petani dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua BUMG Paya Seunara, Mawardi, menjelaskan bahwa lahan yang digunakan untuk panen kali ini merupakan lahan seluas 1 hektare yang dimanfaatkan oleh BUMG, dengan hasil panen mencapai sekitar 1 ton jagung pipil.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari BPKS, Pemerintah Kota Sabang, serta Pemerintah Gampong yang telah mendukung penuh kegiatan ini. Hasil panen ini telah ditampung dengan harga sekitar Rp5.500 per kilogram dan dipasarkan di wilayah Sabang,” jelasnya.

BACA JUGA:
Polda Sumsel Bongkar Ladang Ganja 20 Hektar di Empat Lawang, 220 Kg Ganja Disita

Ia menambahkan, program ketahanan pangan ini akan terus dilanjutkan melalui budidaya jagung pipil serta dikembangkan dengan pola tumpangsari dengan komoditas lain seperti timun, semangka, dan cabai guna meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Sabang berharap sinergi antara pemerintah, BUMG, dan masyarakat dapat terus diperkuat, sehingga ketahanan pangan daerah semakin kokoh serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. []

TERKAIT LAINNYA