Daerah

Sidak Pasar Induk Sabang: Pemko Pastikan Stok Pangan Aman

KETIKKABAR.com – Pemerintah Kota (Pemko) Sabang bersama unsur Forkopimda melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pasar induk guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, Rabu (29/4/2026).

Hasil pemantauan menunjukkan stok pangan dalam kondisi aman meskipun beberapa komoditas mengalami fluktuasi harga.

Sidak ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Sabang, Andri Nourman, dengan melibatkan Komandan Kodim 0112 Sabang, Kepolisian Resort Sabang, Kepala BPS, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Di beberapa tempat yang kita lakukan sidak ataupun kita lakukan pengecekan harga, memang ada beberapa komoditi terjadi kenaikan harga. Komoditas yang mengalami peningkatan harga pagi ini adalah tomat,” ujar Andri Nourman di sela-sela peninjauan.

Berdasarkan data di lapangan, kenaikan paling signifikan terjadi pada komoditas tomat. Harga yang sebelumnya berada di kisaran Rp12.000 hingga Rp15.000 per kilogram, kini melonjak ke angka Rp18.000 hingga Rp20.000 per kilogram.

BACA JUGA:
Pelayanan RSUD Aceh Besar Normal Kembali, Wabup Syukri Apresiasi Tenaga Medis

Kondisi ini diduga dipengaruhi oleh faktor pasokan dan musim panen, mengingat Sabang masih bergantung pada pasokan tomat dari luar daerah.

Berbeda dengan tomat, harga cabai terpantau masih relatif normal.

“Kalau untuk harga cabai terpantau masih normal, di kisaran Rp34.000 hingga Rp40.000 per kilogram. Untuk cabai lokal dari wilayah Sabang, khususnya hasil panen di Pria Laot, harga tercatat sekitar Rp33.000 per kilogram pagi ini,” jelas Andri.

Selain bumbu dapur, distribusi Minyak Kita juga menjadi fokus perhatian. Saat ini, pasokan Minyak Kita telah mulai masuk melalui Bulog dengan harga pasar sekitar Rp16.300 per liter. Namun, di tingkat pengecer, ditemukan variasi harga antara Rp17.000 hingga Rp20.000 per liter yang dipengaruhi oleh panjangnya rantai distribusi.

BACA JUGA:
Sungai Jalin Tercemar, Aktivitas Tambang Ilegal di Jantho Disorot Tajam

Sebagai langkah antisipasi dan pengendalian harga, Pemko Sabang melalui OPD terkait akan terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi. Salah satu strategi yang disiapkan adalah pelaksanaan operasi pasar murah guna menjaga daya beli masyarakat.

Andri berharap stabilitas pasokan tetap terjaga tanpa ada gangguan distribusi yang berarti.

“Mudah-mudahan dengan stok pangan yang ada masih cukup aman ya untuk kebutuhan masyarakat Kota Sabang. Mudah-mudahan ini terus tidak ada kendala terkait dengan stok termasuk beras dan komoditi lainnya,” pungkasnya. []

TERKAIT LAINNYA