Hukum

Dugaan Mark Up Program MBG Terkuak, BGN Turunkan Tim Cek Lapangan

KETIKKABAR.com – Dugaan mark up bahan baku pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencuat dalam rapat koordinasi di Solo Raya. Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, menerima laporan mitra dapur yang menaikkan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Temuan itu disampaikan dalam rapat bersama Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Pengawas Keuangan, dan Pengawas Gizi se-Solo Raya. Sejumlah kepala SPPG mengeluhkan mitra penyedia yang menjual bahan pangan melebihi HET.

Tak hanya soal harga, laporan juga menyebut ada mitra yang memaksa dapur menerima bahan baku dengan kualitas dinilai kurang layak.

Menanggapi hal itu, Nanik memerintahkan koordinator wilayah Surakarta, Boyolali, Sragen, dan Karanganyar turun langsung ke lapangan untuk mengecek dapur-dapur SPPG.

“Anda keliling, cek langsung ke SPPG-SPPG, di SPPG mana saja yang terjadi mark up ini,” tegas Nanik dalam keterangan pers, dikutip pojoksatu.id dari instagram @akuratco (25/2/2026).

BACA JUGA:
Skandal Motor Listrik MBG: 25 Ribu Unit 'Rasa China' Berkedok Produk Lokal? Harganya Bikin Melongo!

Ia menegaskan praktik curang tidak boleh dibiarkan karena bisa merusak kredibilitas program MBG yang menyasar pemenuhan gizi anak sekolah.

Nanik juga mengingatkan Kepala SPPG, Pengawas Keuangan, dan Pengawas Gizi agar tidak berkompromi dengan mitra yang melanggar aturan. Ia meminta seluruh pihak menjaga integritas dan keterbukaan dalam pengelolaan anggaran.

Ia mengingatkan, konsekuensi serius bisa muncul jika audit menemukan pelanggaran, termasuk jika Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mendapati harga bahan pangan melampaui HET.

Program MBG merupakan salah satu program strategis pemerintah untuk meningkatkan asupan gizi masyarakat, khususnya anak usia sekolah. Karena itu, pengadaan bahan baku dan pengawasan anggaran menjadi titik rawan yang harus dijaga.

BACA JUGA:
Pecandu Judi Online Kalap, Sepupu Tewas Ditebas dan Istri Kritis Akibat Uang Taruhan

Sorotan publik kini tertuju pada hasil pendataan dan pengecekan lapangan. Jika pelanggaran terbukti, BGN memastikan akan mengambil tindakan sesuai aturan demi menjaga kepercayaan terhadap program MBG. []

TERKAIT LAINNYA