KETIKKABAR.com — Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Aceh Besar ditutup dengan Malam Resepsi Kenegaraan yang berlangsung khidmat di Meuligoe Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Senin (17/8/2026) malam.
Acara yang dihelat dalam suasana penuh keakraban ini dihadiri langsung oleh Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris (Syech Muharram), Wakil Bupati Drs. Syukri A. Jalil, unsur Forkopimda, pimpinan lembaga vertikal, kepala OPD, serta para anggota Paskibraka beserta orang tua dan tamu undangan.
Dalam sambutannya, Syech Muharram mengajak seluruh elemen masyarakat dan jajaran aparatur pemerintah untuk memperkuat persatuan dan merawat perdamaian demi mengakselerasi pembangunan daerah.
Ia secara khusus menegaskan pentingnya kolaborasi solid di kalangan ASN dan PPPK di lingkungan Pemkab Aceh Besar.
“Jadi saya juga berharap dalam momentum ini saya mengajak dan saya mempertegas kepada seluruh para pegawai negeri yang ada di Aceh Besar, baik itu di kalangan pegawai negeri, ASN dan juga PPPK yang ada di bawah pemerintah untuk bekerja sama, bersatu, saling bahu-membahu, saling mengisi, saling menutupi kekurangan,” ujar Syech Muharram.
Bupati juga mengingatkan agar para pegawai berfokus pada perbaikan kinerja ketimbang saling mencari celah kesalahan antar-sesama.
“Jangan kita mencari kesalahan-kesalahan orang lain, tapi kita harus berusaha untuk memperbaiki kesalahan yang sedang terjadi,” tambahnya.
Syech Muharram turut menekankan pentingnya menjaga kondusivitas dan perdamaian di Aceh yang telah berjalan selama 21 tahun sebagai fondasi utama kemajuan daerah.
“Dengan adanya perdamaian, kita semua bisa bekerja dengan leluasa. Dengan adanya perdamaian, kita bisa menuntut ilmu dengan leluasa. Dengan adanya perdamaian, kita bisa beribadah dengan sempurna,” tegasnya.
Selain itu, ia menyoroti penanganan sejumlah tantangan riil di tengah masyarakat, seperti dampak kekeringan dan angin kencang. Ia menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk bergerak cepat memberikan bantuan.
Di sektor pertanian, penguatan infrastruktur irigasi menjadi salah satu fokus utama demi mendongkrak produktivitas dan taraf hidup petani.
“Karena kemajuan daerah itu sangat bergantung kepada kemajuan rakyat. Kalau rakyat miskin maka negara tidak akan maju tapi kalau negara, kalau rakyatnya makmur kaya dan masyarakat sejahtera maka negara pun akan sejahtera,” jelas Syech Muharram.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati memberikan apresiasi tinggi kepada para anggota Paskibraka dan pelatih yang telah sukses menjalankan tugas pengibaran bendera secara gemilang.
“Kalian ini adalah orang-orang terpilih dan orang-orang yang dipilih untuk mewakili kampung kalian, untuk mewakili sekolah kalian, untuk mewakili kecamatan kalian, untuk mewakili Aceh Besar,” puji Syech Muharram.
Sebelum menutup acara, ia berpesan kepada para generasi muda agar senantiasa menjaga nilai-nilai keagamaan dan integritas di mana pun berada.
“Pesan saya satu saja. Semua kalian itu muslim, kan? Islam semua, kan? Iya. Kalau Islam semua, saya berpesan, ke mana pun kalian pergi, ke ujung dunia pun kalian pergi, pertama sekali jaga shalatmu. Shalat lima waktumu jangan ditinggal. Apapun tugas yang kamu lakukan, shalatmu jangan ditinggal. Kemudian pertahankan kejujuranmu dan keikhlasan,” pungkasnya.[]










