KETIKKABAR.com — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Satgas TNI Operasi Habema menggencarkan patroli integrasi di wilayah Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Minggu (16/8/2026).
Langkah ini dilakukan guna memastikan situasi keamanan tetap kondusif sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang.
Selain memantau stabilitas wilayah, kegiatan pengamanan tersebut diisi dengan pendekatan humanis. Personel gabungan menyusuri pusat aktivitas warga, menyapa langsung, serta mendengarkan aspirasi dan kondisi yang dirasakan masyarakat di lapangan.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran aparat keamanan diarahkan untuk membangun rasa aman serta mempererat kedekatan dengan masyarakat setempat.
“Kami ingin masyarakat di Intan Jaya dapat menyambut dan memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan aman dan nyaman. Karena itu, personel tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga berkomunikasi dan mendengarkan masyarakat secara langsung,” ujar Faizal.
Ia menambahkan, patroli preventif ini juga menjadi sarana deteksi dini terhadap perkembangan situasi wilayah sekaligus mengajak warga untuk bersama-sama merawat kedamaian lingkungan.
“Patroli ini merupakan langkah preventif untuk mengetahui perkembangan situasi sejak dini sekaligus memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan dan membangun suasana yang aman serta penuh kebersamaan,” imbuhnya.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyatakan bahwa interaksi langsung dengan warga menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap aparat keamanan.
“Kami mendorong personel untuk hadir dengan pendekatan yang humanis. Menyapa, berbicara, dan mendengarkan masyarakat merupakan bagian dari upaya membangun rasa percaya. Dengan komunikasi yang baik, masyarakat juga dapat menyampaikan kondisi yang mereka rasakan secara langsung,” kata Adarma.
“Momentum kemerdekaan merupakan kesempatan bagi kita semua untuk memperkuat kebersamaan. Mari kita jaga lingkungan masing-masing agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh rasa persaudaraan,” pungkasnya.
Pendekatan dialogis ini disambut positif oleh warga. Salah seorang warga Intan Jaya mengakui bahwa kehadiran aparat keamanan yang berkeliling menyapa warga memberikan ketenangan tersendiri dalam menyambut perayaan 17 Agustus.
“Kami merasa lebih tenang ketika melihat petugas hadir dan berkeliling di sekitar masyarakat. Apalagi sekarang menjelang 17 Agustus. Kami berharap situasi tetap aman supaya kami bisa bekerja dan melakukan kegiatan seperti biasa,” ungkapnya.
“Petugas juga menyapa dan berbicara dengan masyarakat. Hal seperti itu membuat kami merasa dekat dan bisa menyampaikan keadaan di sekitar kami. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan,” tambahnya.
Melalui sinergi kuat antara Satgas Operasi Damai Cartenz dan TNI Operasi Habema, aparat keamanan berkomitmen untuk terus mengedepankan langkah preventif serta humanis demi menjaga stabilitas dan ketertiban di Kabupaten Intan Jaya.[]










