Daerah

Longsor Tutup Jalur Tapaktuan–Subulussalam, Dandim Aceh Selatan Gerak Cepat Evakuasi

KETIKKABAR.com – Hujan deras yang mengguyur Aceh Selatan sejak Sabtu malam, 22 November 2025, memicu longsor di ruas vital Tapaktuan–Subulussalam.

Di kawasan pegunungan Desa Lhok Rukham, Tapaktuan, batu berukuran besar runtuh dari tebing dan menutup sebagian badan jalan. Arus kendaraan sempat tersendat, meski masih dapat melintas secara bergantian.

Jalur ini merupakan urat nadi mobilitas warga dan distribusi logistik antarkabupaten. Tidak heran, kabar longsor langsung memantik kekhawatiran masyarakat.

Dandim Turun Tangan

Merespons cepat situasi tersebut, Dandim 0107/Aceh Selatan, Letkol Inf Andrino D.N Lubis, S.Sos, turun langsung ke lokasi untuk memastikan keamanan lalu lintas sekaligus mengoordinasikan penanganan darurat. Pembersihan material melibatkan TNI, Polri, BPBD, relawan, hingga masyarakat setempat.

Satu unit alat berat diterjunkan untuk memindahkan batu besar yang mustahil disingkirkan secara manual. Secara bertahap, kondisi jalan kembali membaik dan arus kendaraan mulai lancar.

BACA JUGA:
Kodim 0107/Aceh Selatan kebut Pembangunan Jembatan Aramco, Progres di Pasi Rasian Capai 90 Persen

“Kami bergerak cepat agar jalur ini segera kembali aman dilintasi. Kepada masyarakat, kami mengimbau tetap waspada karena cuaca masih tidak menentu dan potensi longsor susulan masih bisa terjadi,” tegas Dandim.

Ia memastikan jajaran TNI di Aceh Selatan siaga penuh, mengamankan jalur lintas dan memantau permukiman yang berpotensi terdampak.

Banjir Melanda Kota Bahagia

Selain longsor, banjir sempat menggenangi Desa Beutong, Kecamatan Kota Bahagia. Kepala Pelaksana BPBD Aceh Selatan, H. Zainal, menyampaikan bahwa air kini mulai surut, namun cuaca ekstrem masih perlu diwaspadai.

“Alhamdulillah, banjir di wilayah Kecamatan Kota Bahagia sudah mulai surut. Meski begitu, cuaca masih berpotensi ekstrem sehingga kami bersama tim gabungan tetap siaga dan melakukan monitoring di sejumlah titik rawan,” ujarnya.

BPBD bersama TNI, Polri, dan unsur relawan tetap berada dalam status kesiapsiagaan maksimum menghadapi kemungkinan bencana lanjutan.

BACA JUGA:
Pelayanan RSUD Aceh Besar Normal Kembali, Wabup Syukri Apresiasi Tenaga Medis

Pangdam IM Apresiasi Gerak Cepat

Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P, mengapresiasi sinergi seluruh pihak di Aceh Selatan dalam menangani bencana.

Ia menegaskan bahwa koordinasi lintas instansi merupakan kunci keselamatan masyarakat, terlebih di tengah cuaca yang sulit diprediksi.

“Kami memerintahkan seluruh jajaran untuk terus memonitor situasi di lapangan dan segera mengambil tindakan cepat serta tepat untuk membantu masyarakat,” ujarnya.

Pangdam menekankan bahwa kehadiran TNI di tengah warga bukan hanya soal keamanan, tetapi wujud pengabdian dalam menghadapi bencana.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah rawan longsor dan banjir.

“Kami akan selalu hadir untuk membantu. Semoga kondisi cuaca segera membaik dan aktivitas masyarakat dapat kembali normal,” tutup Pangdam IM.[]

Kodam Iskandar Muda Gelar Kegiatan Sosial “Jumat Berkah” untuk Masyarakat Banda Aceh

TERKAIT LAINNYA