KETIKKABAR.com – Penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi bagian penting dalam mendorong pembangunan yang lebih efektif dan berkelanjutan. Dalam semangat tersebut, Wali Kota Sabang, H. Zulkifli H. Adam, menghadiri Pertemuan Pemerintah Aceh bersama Komisi II DPR RI yang berlangsung di Gedung Serbaguna Sekretariat Daerah Aceh, Banda Aceh, Rabu (17/6).
Pertemuan tersebut menjadi forum koordinasi antara pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, dan pemerintah kabupaten/kota se-Aceh dalam membahas berbagai isu strategis terkait penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan daerah, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Kegiatan yang digelar Pemerintah Aceh itu turut dihadiri jajaran anggota Komisi II DPR RI, Ketua DPRA, para bupati dan wali kota se-Aceh, kepala instansi vertikal, serta sejumlah pejabat yang membidangi urusan pemerintahan, pembangunan, keuangan daerah, dan pertanahan.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah agenda strategis menjadi perhatian bersama, mulai dari penguatan tata kelola pemerintahan, optimalisasi pelayanan publik, peningkatan kapasitas aparatur sipil negara, pengelolaan keuangan daerah, persoalan pertanahan, hingga percepatan pelaksanaan program strategis nasional dan daerah.
Wali Kota Sabang, H. Zulkifli H. Adam, menyampaikan bahwa forum tersebut menjadi ruang yang penting untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antarpemerintah dalam menjawab tantangan pembangunan daerah, termasuk bagi wilayah kepulauan seperti Kota Sabang.
“Kota Sabang memiliki posisi yang sangat strategis sebagai gerbang paling barat Indonesia. Oleh karena itu, dukungan kebijakan yang terintegrasi dan sinergi lintas sektor sangat dibutuhkan agar berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pertemuan tersebut juga menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan pembangunan kepada pemerintah pusat, khususnya yang berkaitan dengan penguatan kapasitas pemerintahan daerah, peningkatan kualitas pelayanan publik, reformasi birokrasi, serta dukungan regulasi yang dapat mempercepat pembangunan dan investasi.
Sebagai daerah yang berada di kawasan terluar Indonesia, Kota Sabang terus memperkuat perannya sebagai kawasan strategis di wilayah barat Indonesia melalui pembangunan yang terarah dan kolaboratif. Untuk itu, Pemerintah Kota Sabang terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat maupun Pemerintah Aceh guna memastikan program pembangunan dapat berjalan secara efektif, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Melalui pertemuan ini, diharapkan terbangun keselarasan kebijakan antara pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan yang lebih merata, memperkuat pelayanan publik, serta mendorong percepatan pembangunan daerah secara berkelanjutan. []











