Daerah

Wabup Aceh Besar Dorong Pengelolaan Wakaf Profesional dan Transparan

KETIKKABAR.comWakil Bupati Aceh Besar, Drs H Syukri, resmi membuka Pelatihan Nazhir Wakaf di Aula Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, pada Rabu (10/6/2026).

Kegiatan ini digelar untuk mendorong pengelolaan aset wakaf yang lebih profesional, akuntabel, dan transparan sesuai dengan prinsip syariah.

Pelatihan yang mengusung tema “Optimalisasi Peran Nazhir dalam Mengelola dan Memberdayakan Harta Wakaf” ini diikuti oleh 100 peserta dari wilayah Aceh Besar.

Ketua Badan Baitul Mal Aceh Besar, H Azwir SE, menjelaskan bahwa pelatihan dibagi ke dalam dua gelombang, yakni berlangsung pada 10 dan 11 Juni 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten I Sekdaab Aceh Besar Farhan AP, unsur MPU Aceh Besar Tgk Syamwil, Kadis Syariat Islam Aceh Besar Rusdi SSos MSi, Kakankemenag Aceh Besar H Saifuddin SE, serta pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) perwakilan Aceh Besar.

BACA JUGA:
‎Reformasi Birokrasi Aceh Meningkat, Raih Predikat A- dari Kementerian PANRB

Wabup Aceh Besar dalam arahannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) para nazhir.

Ia menekankan pentingnya bagi setiap peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian materi dengan serius agar mampu menjalankan amanah pengelolaan wakaf dengan maksimal.

“Karena pelatihan ini sangat bermanfaat, untuk itu saya berharap para peserta dapat mengikuti pelatihan ini secara baik dan sungguh-sungguh,” ujar Syukri.

Sebagai acuan, Wabup mencontohkan keberhasilan pengelolaan Wakaf Baitul Asyi di Tanah Suci yang manfaatnya terus dirasakan oleh jamaah haji asal Aceh hingga saat ini.

Terkait hal tersebut, ia meminta kepada para nazhir untuk melakukan penataan dan pengadministrasian harta wakaf di wilayah tugas masing-masing secara disiplin dan tertib.

Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk memperkuat sinergi serta koordinasi antara Baitul Mal, nazhir, tokoh masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan terkait.

BACA JUGA:
Bupati Aceh Besar Apresiasi Pembangunan Sumur Bor Sucofindo untuk Masyarakat Lambleut

Melalui penguatan kapasitas ini, pengelolaan wakaf di Aceh Besar diharapkan semakin maju dan mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi kemaslahatan masyarakat luas.[]

TERKAIT LAINNYA