Internasional

Menlu Iran: Agresi “Amerika-Zionis” Pemicu Utama Ketidakstabilan di Selat Hormuz

KETIKKABAR.com – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa kehadiran militer asing serta agresi berkelanjutan dari Amerika Serikat (AS) dan Israel merupakan penyebab utama ketidakamanan di Selat Hormuz.

Pernyataan strategis ini disampaikan pada Rabu (22/4/2026) sebagai respons atas meningkatnya ketegangan di jalur air vital tersebut.

Pemerintah Iran memperingatkan bahwa gangguan navigasi internasional di Selat Hormuz adalah konsekuensi langsung dari kebijakan provokatif pihak Barat dan entitas Zionis.

Araghchi menilai kehadiran kekuatan asing telah mengancam keamanan nasional negaranya secara serius.

Menlu Araghchi menyatakan bahwa langkah-langkah yang diambil Iran di selat tersebut merupakan bentuk pembelaan diri yang sah sesuai hukum internasional.

Upaya tersebut dimaksudkan untuk menjerakan agresi yang menargetkan kedaulatan dan infrastruktur negara.

“Tanggung jawab atas konsekuensi yang timbul dari situasi saat ini di Selat Hormuz sepenuhnya berada di tangan pihak-pihak agresor,” tegas Araghchi.

BACA JUGA:
Irak Membara! Amerika Serikat Perintahkan Seluruh Warganya Segera Angkat Kaki

Ia lebih lanjut membeberkan bahwa ketidakstabilan kawasan saat ini berakar pada kebijakan yang ia sebut sebagai “premanisme” dari Washington dan sekutunya.

Sebagai penjaga historis Selat Hormuz, Iran menegaskan hak hukumnya di perairan teritorial untuk melindungi rakyat dari tekanan militer eksternal.

Teheran juga menolak keras tuduhan yang menyalahkan pihaknya atas memburuknya situasi navigasi global.

Araghchi menekankan bahwa keamanan energi dunia hanya dapat terjaga jika pihak luar menghentikan agresi terhadap kemerdekaan dan kedaulatan Republik Islam Iran. []

TERKAIT LAINNYA