KETIKKABAR.com – Israel kembali melancarkan serangan ke Jalur Gaza meski gencatan senjata masih berlaku. Serangan tersebut menambah jumlah korban tewas menjadi 12 orang.
Dilansir AFP, Minggu (15/2/2026), kekerasan di wilayah Palestina terus berlanjut meskipun gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat memasuki fase kedua bulan lalu. Israel disebut masih melakukan serangan di sejumlah titik di Gaza.
Badan pertahanan sipil yang beroperasi di bawah otoritas Hamas menyebut satu serangan menghantam tenda pengungsi di Gaza utara, sementara serangan lainnya menargetkan wilayah selatan.
Lima orang tewas dan beberapa lainnya luka-luka saat serangan udara Israel menghantam tenda pengungsi di Jabalia, Gaza utara. Dalam serangan terpisah di Kota Khan Yunis, Gaza selatan, lima orang juga dilaporkan tewas dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka.
Badan Pertahanan Sipil Gaza melaporkan satu orang tewas akibat penembakan pasukan Israel di Kota Gaza. Satu korban lainnya dilaporkan tewas di Beit Lahia, Gaza utara.
Pihak Rumah Sakit Al-Shifa dan Rumah Sakit Nasser mengonfirmasi telah menerima sedikitnya tujuh jenazah korban serangan.
“Israel tidak memahami gencatan senjata atau perdamaian,” kata Osama Abu Askar, yang kehilangan keponakannya dalam serangan di Jabalia. Ia mengatakan warga Gaza dibunuh saat mereka tidur. []
AS dan Iran Lanjutkan Negosiasi Nuklir di Jenewa, Dimediasi Oman










