KETIKKABAR.com – Foto-foto mayat tahanan Palestina yang diculik oleh Israel dan diserahkan Palang Merah kepada Kementerian Kesehatan Gaza mengejutkan publik.
Gambar tersebut menunjukkan tanda-tanda penyiksaan, eksekusi dari jarak dekat, dan beberapa mayat ditemukan terikat dengan rantai.
Kementerian Kesehatan Gaza menegaskan Israel menjarah organ tubuh tahanan, termasuk kornea, ginjal, dan hati.
Direktur Kementerian Kesehatan Gaza, Munir Al-Barash, mengatakan pengamatan awal menunjukkan mayat mengalami penyiksaan, pengikatan, pembedahan sebagian, pengosongan, dan pengisian tubuh dengan kapas.
Beberapa laporan sebelumnya mengungkap praktik pencurian organ oleh Israel, termasuk dokumentasi dari dokter Israel yang terlibat.
Organ dan kulit tahanan Palestina dilaporkan disimpan di bank kulit manusia terbesar di dunia yang dibangun pada 1985 untuk kebutuhan medis militer Israel.
Dokter dan peneliti yang mengamati fasilitas ini menyatakan mayat warga Palestina digunakan untuk penelitian medis, sementara tentara Israel tetap utuh.
Mantan direktur Institut Kedokteran Forensik Israel, Yehuda Hiss, mengakui pencurian kornea, kulit, katup jantung, dan tulang tanpa izin keluarga.
Peneliti antropologi Meirav Weiss menambahkan bahwa pencurian organ dilakukan sedemikian rupa agar keluarga tidak melihatnya.
Weiss juga menyebut mayat digunakan di fakultas kedokteran universitas Israel untuk keperluan penelitian dan pengobatan tentara Israel.
Kasus ini menimbulkan perhatian internasional, termasuk penangkapan perantara penjualan organ ilegal Levi Yitzhak Rosenbaum oleh FBI pada 2009.
Jurnalis Donald Bostrom menyebut setengah ginjal yang ditanam pada warga Israel diperoleh secara ilegal dari mayat Palestina, sementara pemerintah Israel menyangkal tuduhan tersebut.
Dokter Palestina Suhail Matar menyoroti keberadaan bank kulit manusia terbesar di Israel, meski donor organ dilarang dalam Yudaisme.
Ia menuding cadangan kulit besar ini kemungkinan berasal dari mayat tahanan Palestina atau pencurian kuburan saat perang.
Observatorium Euro-Mediterania untuk Hak Asasi Manusia menyerukan komisi penyelidikan internasional independen terkait penahanan mayat tahanan oleh Israel.
Laporan observatorium menyebut tentara Israel menggali kuburan massal, menahan mayat, dan organ vital seperti hati, ginjal, jantung, serta kornea hilang dari tahanan yang diperiksa di Gaza. []
Militer Iran Siaga Tinggi Hadapi Potensi Serangan AS, Diplomasi Masih Dijalankan
Source: shehabnews




















