KETIKKABAR.com – Partai Demokrat menegaskan tidak memiliki keterkaitan dengan langkah Roy Suryo yang mengkritik Wapres Gibran Rakabuming Raka melalui buku ‘Gibran End Game‘.
Partai memastikan bahwa segala manuver yang dilakukan oleh pakar telematika tersebut merupakan tindakan pribadi dan bukan agenda resmi partai.
Anggota Komisi III DPR Fraksi Demokrat, Frederik Kalalembang, menyatakan publik tidak seharusnya menyeret nama partai dalam tindakan Roy Suryo.
“Roy Suryo kan memang sudah bukan anggota lagi. Dia nggak ada lagi hubungannya dengan itu. Dan orang cuma hanya kait-kaitkan saja dengan Roy Suryo,” ujar Frederik di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Pernyataan ini sekaligus membantah spekulasi yang menyebut serangan Roy Suryo merupakan skenario politik untuk memuluskan jalan AHY menuju Pilpres 2029.
Frederik menegaskan bahwa asumsi tersebut sama sekali tidak berdasar dan hanya merupakan persepsi publik yang disalahartikan.
Terkait isu dugaan ijazah palsu yang terus diembuskan Roy Suryo, Demokrat memilih untuk menyerahkan persoalan tersebut sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.
“Saya kira sudah ke ranah hukum dan sudah masuk ke ranah penyidikan, jadi saya kira kita serahkan saja semua kepada yang berwajib, karena nanti akan dibuktikan,” tandasnya. []












