Olahraga

Real Madrid Pecat Xabi Alonso Usai Kekalahan di Final Piala Super Spanyol

KETIKKABAR.com – Manajemen Real Madrid resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih Xabi Alonso pada Senin malam waktu Spanyol, 12 Januari 2026.

Keputusan drastis ini diambil hanya berselang tujuh bulan sejak Alonso menduduki kursi kepelatihan di Santiago Bernabeu, menyusul kekalahan menyakitkan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol (Supercopa de Espana).

Kedatangan Alonso pada musim panas lalu sempat diiringi ekspektasi besar menyusul keberhasilan fenomenal sang pelatih bersama Bayer Leverkusen. Namun, performa Los Blancos dianggap tidak menunjukkan perubahan signifikan dan gagal memenuhi standar tinggi yang ditetapkan klub sepanjang paruh musim ini.

Akhir Singkat Era Alonso

Xabi Alonso resmi menjabat sebagai penerus Carlo Ancelotti pada Juni lalu. Meski sempat membawa harapan baru, serangkaian hasil minor di kompetisi krusial menjadi beban berat bagi posisinya. Di Piala Dunia Antarklub, Madrid terhenti di babak semifinal.

Sementara di kancah domestik La Liga, Madrid tertahan di peringkat kedua dengan selisih empat poin dari rival abadi mereka, Barcelona. Situasi di kompetisi Eropa bahkan lebih mengkhawatirkan; Madrid saat ini terpuruk di posisi ketujuh klasemen Liga Champions dengan hanya menyisakan dua laga di fase grup.

BACA JUGA:
Petaka Menit 90+12: Persiraja Ditahan Imbang Garudayaksa FC di Masa Kritis

Manajemen klub merilis pernyataan resmi kurang dari 12 jam setelah tim mendarat kembali di Madrid usai laga final.

“Real Madrid C.F. mengumumkan bahwa, berdasarkan kesepakatan bersama antara klub dan Xabi Alonso, telah diputuskan untuk mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih tim utama,” bunyi pernyataan resmi klub. “Real Madrid mengucapkan terima kasih kepada Xabi Alonso dan seluruh staf pelatihnya atas kerja dan dedikasi mereka, serta mendoakan yang terbaik untuk babak baru dalam hidup mereka.”

Arbeloa dan Klopp Masuk Bursa Pengganti

Hengkangnya Alonso langsung memicu spekulasi mengenai suksesor kursi panas di Bernabeu. Manajemen klub dilaporkan mencari sosok yang mampu memberikan dampak instan sekaligus menjaga keharmonisan ruang ganti pemain bintang.

Nama Alvaro Arbeloa mencuat sebagai kandidat kuat dari internal. Arbeloa yang saat ini menangani tim Castilla dinilai memiliki kedekatan dengan kultur klub sehingga proses transisi diharapkan berjalan lebih mulus.

BACA JUGA:
Viral Tendangan Kungfu di EPA U-20: Fadly Alberto Hengga Akui "Perbuatan Bodoh" dan Minta Maaf

Di sisi lain, nama Jurgen Klopp kembali dikaitkan dengan raksasa Spanyol tersebut. Pengalaman panjang serta karisma mantan manajer Liverpool itu dianggap sebagai profil yang tepat untuk menangani tekanan besar di Real Madrid.

Keputusan pemecatan ini kembali menegaskan bahwa toleransi terhadap hasil negatif di Real Madrid tetap sangat tipis, bahkan bagi sosok legenda klub sekalipun. []

Kasus Suap Bupati Bekasi, KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Rp 600 Juta ke Anggota DPRD Nyumarno

TERKAIT LAINNYA