KETIKKABAR.com – Kasus penculikan dan pembunuhan keji terhadap seorang bocah berusia enam tahun, Alvaro Kiano Nugroho, akhirnya terungkap dengan ditangkapnya sang pelaku, yang ternyata adalah ayah tirinya sendiri berinisial AI.
Namun, kasus ini ditutup dengan tragedi lain setelah tersangka ditemukan tewas gantung diri saat menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa AI, pelaku penculikan dan pembunuhan bocah asal Pesanggrahan, Jakarta Selatan, itu, ditangkap di kediamannya di Tangerang, Banten, pada Jumat (21/11/2025).
Tragedi terjadi saat tersangka AI menjalani serangkaian pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan.
Menurut Kombes Budi, tersangka ditempatkan sementara di ruang konseling, bukan di sel tahanan, karena dijadwalkan untuk menjalani pemeriksaan medis.
“Pada saat tempo waktu proses pemeriksaan itu sampai dengan Minggu dini hari… Kami luruskan kepada rekan-rekan media. Tersangka mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di ruang konseling,” jelas Budi.
AI diduga melakukan aksi bunuh diri tersebut pada Minggu dini hari. Kombes Budi menjelaskan, sebelum ditemukan tewas, tersangka sempat meminta izin ke toilet karena buang air besar di celana sekitar pukul 06.00 WIB, Minggu.
“Pertama, dia menggunakan celana pendek yang diberi oleh penyidik, karena tidak boleh menggunakan celana panjang. Karena celana pendek itu kotor, dia minta untuk diganti dengan celana panjang,” kata Budi.
Pihak kepolisian kemudian memberikan celana panjang kepada AI. Tak lama setelah itu, tersangka ditemukan meninggal dunia dalam posisi tergantung. Ironisnya, AI menggunakan celana panjang yang baru diberikan oleh petugas untuk mengakhiri hidupnya.
Untuk memastikan penyebab kematian tersangka, polisi meminta visum terhadap jenazah AI kepada dokter forensik RS Polri Kramat Jati.
Dokter forensik RS Polri Kramat Jati, Farah P Kuarow, membenarkan bahwa pihaknya menerima permintaan visum pada Minggu sekitar pukul 11.00 WIB. Hasil visum menunjukkan adanya luka yang konsisten dengan kasus gantung diri.
“Ditemukan adanya luka lecet tekan yang melingkari leher. Itu diduga sesuai dengan pola gambarannya sesuai dengan kasus gantung,” terang Farah.
Farah juga menegaskan bahwa tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan lain pada permukaan tubuh jenazah AI.
“Kemudian tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan lainnya pada permukaan tubuh lainnya,” tutupnya.[]
Polisi Ungkap Kasus Penculikan dan Pembunuhan Alvaro, Tersangka Ayah Tiri


















