Nasional

Menteri Keuangan Purbaya Guncang Oligarki, Uji Loyalitas di Kabinet Prabowo

KETIKKABAR.com – Kehadiran Menteri Keuangan Purbaya disebut mulai mengusik kenyamanan oligarki yang selama ini menopang kekuasaan.

Pengamat politik Gde Siriana Yusuf menilai, langkah-langkah Purbaya kini tidak hanya fokus pada penataan anggaran, namun juga menyentuh kepentingan elite yang menikmati privilese dalam sistem yang telah mengakar korupsi.

“Purbaya bukan hanya soal anggaran, tapi sarat muatan politik karena dia menantang sistem korup yang sudah berjalan lama,” ujar Siriana dalam diskusi di Forum Keadilan TV, Minggu (16/11/2025).

Menurutnya, sejak era Jokowi, kekuasaan didominasi oleh oligarki hibrida, kombinasi modal birokrasi, partai politik, dan aparat yang menciptakan kenyamanan bagi elite, sebuah kenyamanan yang kini terancam oleh gebrakan Purbaya.

BACA JUGA:
Skandal Motor Listrik MBG: 25 Ribu Unit 'Rasa China' Berkedok Produk Lokal? Harganya Bikin Melongo!

Siriana menambahkan, agenda efisiensi fiskal dan penertiban anggaran yang digulirkan Purbaya berisiko mengguncang kepentingan para elite di berbagai sektor.

“Langkah ini mengganggu kenyamanan sistem oligarkis yang ada,” jelasnya.

Selain itu, Purbaya juga menarik perhatian dengan keterlibatannya dalam proyek kereta cepat Whoosh, serta polemik yang melibatkan tokoh politik seperti Dedi Mulyadi dan Bahlil Lahadalia.

Menurut Siriana, dinamika ini menguji loyalitas para pejabat di kabinet Presiden Prabowo.

“Ini akan menguji loyalitas orang-orang di dalam kabinet, lembaga, bahkan di level daerah,” tutupnya.[]

Purbaya Meledak: Kalau Saya, Mending Nggak Bayar Utang Whoosh!

TERKAIT LAINNYA