Hukum

Ledakan di SMAN 72 Jakarta Diduga Terafiliasi dengan JAD

KETIKKABAR.com – Ledakan yang terjadi di SMAN 72 Jakarta diduga kuat dilakukan oleh Jamaah Ansharut Daulah (JAD), kelompok yang terafiliasi dengan ISIS.

Menurut Pengamat Terorisme, Al Chaidar, serangan tersebut diduga merupakan balas dendam atas serangkaian penembakan di masjid-masjid luar negeri, seperti di Kanada, Selandia Baru, dan Italia.

“Karena ISIS diketahui mempersiapkan balas dendam kepada pelaku penembakan Masjid di Kanada Brenton Tarrant,” paparnya.

Al Chaidar menilai bahwa serangan ini kemungkinan besar merupakan bagian dari balas dendam terhadap tindakan kekerasan yang terjadi di luar negeri, khususnya yang melibatkan masjid.

ISIS, melalui jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD), diketahui memiliki kecenderungan untuk merespons serangan terhadap umat Islam dengan cara yang ekstrem.

BACA JUGA:
KPK Ungkap Temuan Serius Program MBG: Soroti Standar Dapur dan Risiko Keamanan Pangan

Al Chaidar mengaitkan ledakan ini dengan serangan-serangan yang dilakukan oleh individu seperti Brenton Tarrant (pelaku penembakan di Selandia Baru), Alexandre Bissonnette (pelaku penembakan di Kanada), dan Luca Traini (pelaku penembakan di Italia), yang semuanya dianggap sebagai musuh oleh kelompok-kelompok ekstremis seperti ISIS.

Menurut Al Chaidar, serangan terhadap masjid di Indonesia oleh kelompok seperti JAD bukanlah hal yang mengherankan, meskipun masjid dianggap sebagai tempat suci bagi umat Islam.

ISIS dan kelompok takfiri lainnya seringkali menilai masjid-masjid di luar kawasan yang dikuasai mereka sebagai belum sepenuhnya mengikuti ajaran Islam yang mereka yakini. Karena itu, meskipun banyak yang merasa tidak masuk akal, masjid-masjid di Indonesia tetap bisa menjadi target serangan.

Al Chaidar menambahkan bahwa meskipun kemampuan JAD dalam merakit bom di Indonesia masih terbatas, serangan ini menunjukkan bahwa persiapan JAD untuk melakukan aksi terorisme sudah cukup matang.

BACA JUGA:
KPK Endus Skandal Rp622 Miliar! Fuad Hasan Masyhur Terseret Arus Korupsi Haji, Bakal Jadi Tersangka Baru?

Pemerintah, terutama Densus 88, diharapkan dapat terus mengawasi dan memperlemah kemampuan kelompok teroris ini agar tidak lagi dapat melancarkan aksi terorisme di masa depan.

“jangan lengah dalam mencegah aksi terorisme,” tegas Al Chaidar.[]

54 Orang Jadi Korban Ledakan di SMAN 7 Jakarta Utara

Source: jawapos

TERKAIT LAINNYA