KETIKKABAR.com – Pernyataan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang membandingkan kemakmuran rakyat pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan era Presiden Joko Widodo (Jokowi) memicu reaksi keras. Kelompok relawan pro-Jokowi, bahkan menuntut Presiden Prabowo Subianto untuk segera mencopot Purbaya dari jabatannya.
Pernyataan kontroversial Menkeu Purbaya yang menyebut “rakyat lebih makmur di era SBY dibandingkan era Jokowi” disampaikan dalam sebuah forum ekonomi.
Purbaya menilai pertumbuhan ekonomi di masa SBY (2004-2014) lebih sehat karena digerakkan oleh sektor swasta dan perbankan, sementara pada masa Jokowi lebih banyak ditopang oleh belanja negara dan proyek infrastruktur. Pernyataan ini kemudian viral dan memicu perdebatan sengit di media sosial.
Tuntutan Pencopotan oleh Laskar Cinta Jokowi
Salah satu kelompok relawan yang bereaksi keras adalah Laskar Cinta Jokowi (LCJ). Koordinator LCJ, Suhandono Baskoro, menuding ucapan Purbaya tidak berdasarkan data yang valid dan terkesan ingin mencari popularitas dengan cara menyerang warisan pemerintahan Jokowi.
“Pernyataan itu tidak mencerminkan tanggung jawab seorang pejabat negara. Tidak berdasar data, hanya opini pribadi yang berpotensi memecah belah. Kami minta Presiden Prabowo segera mengevaluasi dan mencopot Purbaya,” tegas Suhandono dalam keterangannya, Selasa (11/10/2025).
LCJ menampik klaim Purbaya dengan merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan tingkat kemiskinan nasional terus menurun, dari 10,96% pada tahun 2014 menjadi sekitar 9,03% pada tahun 2024.
Selain itu, mereka juga menyoroti peran proyek infrastruktur strategis nasional di era Jokowi yang dinilai telah meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.
Dukungan dan Kritik di Media Sosial
Di sisi lain, pernyataan Menkeu Purbaya juga mendapatkan dukungan dari sejumlah pihak, termasuk tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Umar Sahadat Hasibuan atau yang akrab disapa Gus Umar.
“Saya setuju sama menkeu: SBY bikin rakyat makmur tanpa perlu banyak bangun infrastruktur. Suara kritik kita dulu ke Jokowi dikritik lagi sama menkeu. Jempol nih sama Purbaya. Lama-lama menkeu ini asyik juga,” tulis Gus Umar di akunnya.
Warganet lain juga ikut membenarkan, menyoroti gaya kepemimpinan SBY yang dinilai lebih sistematis dan disiplin.
“SBY memang paling sistematis dan disiplin cara berpikirnya. Jadi apa yang dia buat itu, kebijakannya bisa dinilai dan tercatat. Di zaman dia KPK juga OP parah,” tulis akun @jahterra, yang merujuk pada kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dinilai lebih independen dan tanpa pandang bulu di era SBY. []
Usai “Bersih-Bersih” di Kemenkeu, Keluarga Menkeu Purbaya Diteror Poltergeist di Rumah

















