KETIKKABAR.com – Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-79, Kapolda Aceh Irjen Pol. Dr. Achmad Kartiko secara resmi melepas tim ekspedisi Gunung Leuser, Kamis (12/6/2025), di halaman Gedung Satya Haprabu Polda Aceh.
“Gunung Leuser bukan sekadar puncak tertinggi di Aceh, melainkan benteng terakhir bagi spesies langka dan simbol keseimbangan ekologis dunia,” ujar Kapolda dalam amanatnya.
Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) dikenal sebagai paru-paru Nusantara dan telah ditetapkan sebagai warisan dunia oleh UNESCO karena keanekaragaman hayatinya yang luar biasa. Kapolda menegaskan bahwa ekspedisi ini bukan hanya pendakian semata, tetapi simbol komitmen kolektif menjaga lingkungan dan memperkuat semangat kebangsaan.
Pengibaran Merah Putih di Atap Aceh
Salah satu misi utama ekspedisi adalah pengibaran bendera Merah Putih di puncak Leuser. Bagi Kapolda, ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk nyata cinta tanah air dari puncak tertinggi Aceh.
“Penegak hukum bukan hanya menjaga ketertiban, tapi juga menegakkan kedaulatan ekologis demi keselamatan bersama. Di Hari Bhayangkara ini, mari hidupkan kembali semangat Polisi Cinta Alam,” tegas alumnus Akabri 1991 itu.
Baca juga: Kapolda Aceh Musnahkan 773 Kg Narkoba: “Ini Alarm, Bukan Prestasi”
Ekspedisi melibatkan personel Polda Aceh, komunitas pecinta alam, Mapala dari berbagai kampus, tokoh masyarakat, hingga pemandu profesional. Sinergi ini dinilai penting dalam membangun kesadaran kolektif menjaga kelestarian Leuser.
Kapolda juga mengingatkan pentingnya keselamatan tim dan penghormatan terhadap alam. “Setiap langkah kaki di Leuser adalah bentuk pengabdian kepada bangsa. Setiap jejak adalah janji menjaga bumi untuk anak cucu kita.”
Di akhir sambutannya, ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini dan berharap ekspedisi menjadi pengalaman bermakna yang membangkitkan kesadaran ekologis dan nasionalisme.
“Dirgahayu Bhayangkara ke-79. Dirgahayu semangat Leuser Lestari. Jayalah Indonesia Raya dari puncak Leuser!” tutupnya penuh semangat.[]




















