Daerah

Yon Zipur 16/DA kebut Pembangunan Jembatan Bailey Blang Reubik–Buket Sendang Aceh Utara

KETIKKABAR.com – Pembangunan Jembatan Bailey yang menghubungkan Desa Blang Reubik dan Desa Buket Sendang, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga awal Maret 2026, progres pengerjaan telah mencapai 92 persen.

Jembatan ini dibangun sebagai pengganti jembatan sebelumnya yang rusak akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

Kerusakan tersebut sempat memutus akses utama masyarakat sehingga aktivitas sosial dan ekonomi warga di kedua desa mengalami hambatan.

Pembangunan dilaksanakan oleh personel Batalyon Zeni Tempur 16/Dhika Anoraga (Yonzipur 16/DA) sebagai bagian dari tugas kemanusiaan dan dukungan percepatan pemulihan infrastruktur daerah terdampak bencana.

Kehadiran satuan Zeni TNI AD di lokasi menjadi respons cepat membantu pemerintah daerah dan masyarakat guna memastikan akses transportasi segera pulih.

Jembatan yang dibangun menggunakan konstruksi Bailey tipe 3-1 dengan panjang bentang 30 meter atau terdiri dari 10 petak panel.

Material jembatan merupakan dukungan dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia berupa material modular luar negeri tahun 2026 yang memiliki standar kekuatan dan keamanan tinggi.

BACA JUGA:
Gempa Magnitudo 7,9 Guncang Kepulauan Sangihe, BMKG: Berlokasi 236 Km Barat Laut Tahuna

Konstruksi ini dirancang untuk menopang beban kendaraan roda dua maupun roda empat serta menjamin keselamatan pengguna jalan.

Ruas jalan penghubung Desa Blang Reubik dan Desa Buket Sendang memiliki peran vital dalam menunjang mobilitas masyarakat.

Jalur ini menjadi akses menuju pusat kecamatan, pasar tradisional, fasilitas pendidikan, serta layanan kesehatan. Selain itu, jalan tersebut juga menjadi jalur distribusi hasil pertanian dan perkebunan warga.

Akibat kerusakan jembatan sebelumnya, warga harus menggunakan jalur alternatif yang lebih jauh dengan kondisi kurang memadai.

Hal ini berdampak pada bertambahnya waktu tempuh, meningkatnya biaya transportasi, serta terhambatnya distribusi hasil perkebunan dan kebutuhan pokok.

Dalam proses pengerjaan, personel Yonzipur 16/DA bekerja secara profesional dan sistematis sesuai tahapan konstruksi jembatan Bailey.

BACA JUGA:
Sekda Aceh Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Tegaskan Pancasila Fondasi Perdamaian Dunia

Hingga kini, pekerjaan yang telah dilaksanakan meliputi pemasangan plat lantai jembatan sebagai bagian tahap akhir penyempurnaan struktur atas, dengan memperhatikan ketepatan posisi dan kekuatan sambungan sesuai spesifikasi teknis.

Dengan capaian progres 92 persen, pembangunan ditargetkan segera rampung sesuai rencana kerja. Penyelesaian jembatan diharapkan mampu mengembalikan kelancaran arus transportasi antar desa serta mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabanjir.

Keberadaan jembatan Bailey ini disebut menjadi bukti komitmen TNI AD dalam mendukung percepatan pemulihan infrastruktur akibat bencana, sekaligus mencerminkan sinergi antara aparat negara dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan wilayah.

Masyarakat setempat menyambut baik hampir selesainya pembangunan jembatan tersebut dan berharap jembatan dapat segera difungsikan sehingga aktivitas sehari-hari kembali berjalan lancar dan aman. []

TERKAIT LAINNYA