KETIKKABAR.com – Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Tgk Muharuddin, mendesak Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) untuk segera menangani pemulangan jenazah Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Aceh Tenggara yang meninggal di Malaysia.
Jenazah tersebut kini tertahan di Rumah Sakit Sungai Buluh, Selangor, karena belum ada pihak yang menanggung biaya rumah sakit.
“Informasinya, jenazah TKW asal Aceh ini masih tertahan di rumah sakit dan belum dikebumikan, meski sudah meninggal dunia sejak 24 Juni kemarin, karena belum ada yang menanggung biaya rumah sakit sekitar Rp72 juta lebih,” kata Tgk Muharuddin pada Minggu (28/5/2025).
Menurut Tgk Muharuddin, TKW tersebut merupakan warga Semadan, Aceh Tenggara, yang sempat koma selama dua pekan sebelum akhirnya meninggal dunia.
Politisi Partai Aceh ini meminta Pemerintah Aceh, melalui Dinas Sosial, serta Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara untuk segera mengambil langkah konkret.
Ia berharap kedua instansi tersebut dapat membantu menyelesaikan biaya rumah sakit dan mengurus proses pemulangan jenazah.
“Diharapkan Pemerintah Aceh maupun Pemkab Agara segera membentuk tim untuk memulangkan jenazah warga Aceh ini. Mari kita tunjukkan kepedulian kita terhadap masyarakat Aceh yang tertimpa musibah,” harapnya.[]











