Daerah

Dari Ancam ke Klarifikasi: Ketika Jawara Betawi Mundur dari “Tantangan” ke Hercules

KETIKKABAR.com – Raden Syarifuddin, seorang tokoh yang dikenal sebagai Jawara Betawi, sebelumnya tampil garang memberi ultimatum kepada Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal.

Ia mengecam keras pernyataan Hercules yang dianggap menghina purnawirawan jenderal sekaligus mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso. Namun, tak lama berselang, sikap keras itu berubah menjadi klarifikasi disertai permintaan maaf setelah videonya viral dan ia diburu oleh anggota GRIB.

Dalam video yang beredar luas di media sosial X pada Jumat, 2 Mei 2025, Syarifuddin berambut gondrong dan mengenakan peci hitam, menyampaikan kegeramannya. Ia menyebut Hercules telah melampaui batas adab karena menghina Sutiyoso, seorang tokoh yang disebutnya banyak berjasa bagi Jakarta dan negara.

“Kami anak perwira, merasa tersinggung dengan ucapan ente, Hercules, yang seenaknya menyebut Jenderal Sutiyoso ‘bau tanah’,” ucapnya lantang.

Tak hanya menyinggung soal penghinaan, Syarifuddin juga mengingatkan Hercules agar tak merasa paling hebat. Ia mengancam akan bertindak jika Hercules terus bersikap semena-mena.

BACA JUGA:
Percepat Akses Pascabencana, TNI dan Warga Bener Meriah Bangun Jembatan Aramco

“Ingat, di atas langit ada langit. Orang Betawi lagi mantau lo,” katanya kala itu.

Namun, setelah videonya ramai diperbincangkan dan memunculkan narasi bahwa dirinya menantang Hercules, Syarifuddin mundur selangkah. Ia muncul kembali lewat tiga video klarifikasi. Nada suaranya tak segarang sebelumnya.

“Menyikapi video viral saya, itu saya bukannya menantang. Jangan salah kaprah. Saya cuma memperingatkan saudara Hercules agar tidak merasa paling hebat,” kata TikToker dengan lebih dari 28 ribu pengikut itu.

Ia menegaskan, videonya hanya bentuk teguran sesama saudara, bukan ajakan konfrontasi.

“Di dunia ini enggak ada yang jago, kecuali ayam,” ujarnya setengah berseloroh.

Alasan di balik klarifikasi itu pun terungkap. Syarifuddin mengaku diburu oleh anggota GRIB Jaya pasca-video viralnya. Ia merasa tak punya urusan dengan organisasi tersebut, hanya sekadar menegur pimpinannya.

BACA JUGA:
Kapolda Aceh Gelar "Saweu Keude Kupi" Bersama Influencer, Perkuat Sinergi Literasi Hukum di Ruang Digital

“Ramai-ramai dari GRIB cari saya. Padahal saya enggak pernah berurusan sama kalian. Urusan saya sama Hercules,” kata Syarifuddin.

Meski begitu, Syarifuddin tetap mempertahankan prinsipnya tentang pentingnya menjaga adab dan menghormati wilayah orang lain. Ia menyatakan, sebagai Jawara Betawi, dirinya juga tahu sopan santun bila berada di daerah orang lain.

“Jangan merasa pendekar lantas jadi angkuh. Saya hormati, tapi ingat, setiap daerah punya tradisi, punya jawaranya masing-masing. Mari saling menghormati,” pungkasnya.[]

TERKAIT LAINNYA