Internasional

Zelensky Siap Terima Kesepakatan Sumber Daya Mineral dengan AS

KETIKKABAR.com – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memberikan sinyal siap menerima kesepakatan dengan Amerika Serikat terkait akses AS ke sumber daya mineral Ukraina, sebagai imbalan atas bantuan keamanan.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memberi sinyal menerima kesepakatan sumber daya mineral dengan Amerika Serikat.
Ia mengatakan bahwa Kyiv dan Washington semakin dekat untuk mencapai kesepakatan mengenai akses AS ke sumber daya alam Ukraina sebagai imbalan atas bantuan keamanan.

“Kami sedang membuat kemajuan,” kata Zelensky dalam sebuah konferensi pers di Kyiv dikutip AFP, Minggu (23/2).

Zelensky berharap Presiden AS Donald Trump memahami posisi Kyiv dan memberikan jaminan keamanan konkret untuk membantu Ukraina menghadapi invasi Rusia.

“Saya sangat ingin Trump memahami posisi kami,” kata Zelensky.

BACA JUGA:
Biaya Operasi Militer AS Terhadap Iran Tembus Rp1.000 Triliun

“Jaminan keamanan dari Trump sangat dibutuhkan.”lanjutnya.

Sementara itu, utusan Trump, Steve Witkoff, mengungkapkan bahwa Ukraina diperkirakan akan segera menandatangani kesepakatan dengan Amerika Serikat mengenai sumber daya mineral dalam waktu dekat. Kesepakatan ini dianggap sebagai langkah untuk mengakhiri perang dengan Rusia.

“Saya berharap kesepakatan akan ditandatangani minggu ini. Presiden Zelensky sempat ragu-ragu dalam komitmennya terhadap hal itu seminggu yang lalu. Presiden Trump mengirim pesan kepadanya, dan sekarang dia tidak ragu lagi,” kata Witkoff kepada seperti dikutip cnnindonesia

Menurut Witkoff, setiap kesepakatan damai mengharuskan masing-masing pihak membuat konsesi.

“Itulah yang dilakukan presiden dengan baik – dia menyatukan orang-orang, membangun konsensus, dan membuka jalan menuju perdamaian,” tambahnya.

Bersedia mundur demi masuk anggota NATO
Dalam perkembangan lain, Zelensky juga menyatakan kesiapannya untuk mundur dari jabatannya jika itu dapat memastikan keanggotaan Ukraina di NATO.

BACA JUGA:
Menlu Iran: Agresi "Amerika-Zionis" Pemicu Utama Ketidakstabilan di Selat Hormuz

“Jika ada perdamaian untuk Ukraina, jika kalian benar-benar membutuhkan saya untuk meninggalkan jabatan saya, saya siap. … Saya bisa menukarnya dengan NATO,” tegas Zelensky.

Pernyataan ini mencerminkan strategi diplomatik Ukraina dalam mencari dukungan internasional, baik dari Amerika Serikat maupun NATO, di tengah konflik yang terus berkecamuk dengan Rusia.

Namun, sejauh ini belum ada konfirmasi resmi dari pihak Trump mengenai jaminan keamanan yang diminta Zelensky maupun detail dari kesepakatan mineral yang disebut Witkoff.[]

TERKAIT LAINNYA