KETIKKABAR.com — Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris secara resmi membuka perhelatan Prakualifikasi Pekan Olahraga Aceh (Pra PORA) IV cabang olahraga bola voli tahun 2026.
Ajang bergengsi yang dipusatkan di Jantho Sport City (JSC), Kota Jantho, Senin (7/9/2026), ini diikuti oleh kontingen atlet dan ofisial dari 18 kabupaten/kota se-Aceh.
Di hadapan ratusan atlet, Bupati yang akrab disapa Syech Muharram itu menekankan pentingnya menjadikan kompetisi sebagai wahana pencapaian prestasi sekaligus pembentukan karakter yang berlandaskan nilai-nilai moral dan keagamaan.
Dalam arahannya, ia secara khusus berpesan agar para atlet senantiasa menjaga kedisiplinan beribadah di tengah ketatnya jadwal pertandingan.
“Jadi pesan saya kepada semuanya dan khususnya kepada para atlet, ketika kalian hendak bermain atau berolahraga atau bertanding, ketika waktu shalat masuk, maka shalatlah. Jangan pernah sekali-sekali kalian meninggalkan shalat,” pesan Bupati.
Selain kewajiban spiritual, Syech Muharram juga mengingatkan para peserta untuk menjunjung tinggi norma kesopanan, termasuk dalam hal berpakaian selama berada di arena pertandingan.
“Dan yang kedua, ketika berolahraga, tutuplah auratmu, jaga kesopanan pakaianmu. Mudah-mudahan kita mendapatkan kemenangan di dunia dan juga kemenangan di akhirat,” lanjutnya.
Lebih lanjut, ia mendorong seluruh peserta untuk menjadikan momentum Pra PORA sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antar daerah. Persaingan di lapangan, menurutnya, harus tetap dibingkai dalam semangat sportivitas dan kebersamaan.
“Mari kita bermain dengan sportif. Jaga kekompakan, jaga persaudaraan. Sungguh 18 kabupaten kota yang hadir hari ini, kita semua bersaudara,” tegasnya.
Syech Muharram berharap rangkaian Pra PORA dan gelaran PORA mendatang mampu menjadi kawah candradimuka yang melahirkan atlet-atlet bola voli berbakat asal Aceh untuk berprestasi di kancah nasional.
“Mudah-mudahan dengan adanya event Pra PORA dan juga PORA nantinya, kita bisa melahirkan atlet-atlet terbaik yang bisa mewakili Aceh nantinya di ajang nasional, insyaallah,” harapnya.
Pemerintah Kabupaten Aceh Besar juga mengapresiasi sinergi bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dalam menggerakkan aktivitas keolahragaan yang dinilai krusial bagi kesehatan jasmani sekaligus membentengi generasi muda dari pengaruh negatif.
“Olahraga merupakan peran penting dalam kehidupan manusia. Manusia kalau tidak berolahraga, kalau tidak mengeluarkan keringatnya, maka dia tidak akan sehat. Jadi ini penting dan perlu. Maka perlu aktivitas olahraga di lingkungan masyarakat Aceh,” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Syech Muharram menyampaikan apresiasi kepada KONI Aceh dan KONI Aceh Besar atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Aceh Besar sebagai tuan rumah penyelenggaraan Pra PORA cabang bola voli tahun ini.
“Mari kita jadikan Pra PORA bola voli tahun 2026 ini sebagai ajang kompetisi yang sehat, meriah, aman, dan penuh semangat dan persaudaraan,” ajaknya.
Secara resmi, turnamen tersebut dibuka dengan pelafalan basmalah: “Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Pra PORA Cabang Olahraga Bola Voli tahun 2026. Secara resmi saya nyatakan dibuka.”
Acara pembukaan turut dihadiri oleh Wakil Bupati Aceh Besar Drs. Syukri A Jalil, unsur Forkopimda Aceh Besar, Ketua Panitia H. Musa Bintang, Ketua Harian KONI Aceh Kennedi Husen, jajaran pengurus KONI, para kepala OPD di lingkungan Pemkab Aceh Besar, serta official dari 18 kabupaten/kota peserta.[]










