Internasional

IRGC Ancam Serang Fasilitas Terkait AS, Pecahan Rudal Jatuh di Yerusalem

KETIKKABAR.com – Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) memperingatkan kemungkinan serangan terhadap fasilitas industri yang memiliki keterkaitan dengan Amerika Serikat.

Dalam pernyataan yang disebarkan kantor berita Fars News Agency, IRGC meminta warga sipil dan pekerja di fasilitas industri yang terhubung dengan kepentingan ekonomi AS untuk segera mengevakuasi diri.

IRGC menyebut fasilitas tersebut berpotensi menjadi target serangan dalam beberapa jam ke depan. “Industri yang terkait dengan Amerika Serikat dapat menjadi sasaran dalam waktu dekat,” demikian isi pernyataan tersebut.

Meski demikian, IRGC tidak menyebutkan negara atau lokasi fasilitas industri yang dimaksud.

AS Ragukan Klaim Iran

Peringatan itu muncul saat konflik di kawasan memasuki pekan ketiga tanpa tanda-tanda mereda. Menanggapi klaim Iran, juru bicara United States Central Command, Kapten Angkatan Laut Tim Hawkins, menyebut IRGC tidak memiliki kredibilitas.

BACA JUGA:
AS dan Iran Dijadwalkan Kembali Gelar Perundingan Damai di Islamabad Pekan Depan

Pernyataan itu merespons klaim Iran yang menyebut telah menghancurkan lebih dari 80 persen radar strategis dan fasilitas penting milik AS di pangkalan militer regional.

Pecahan Rudal Jatuh di Yerusalem

Di tengah meningkatnya serangan, aparat keamanan Israel melaporkan sejumlah pecahan rudal jatuh di kawasan Kota Tua Yerusalem pada Senin siang.

Menurut polisi Israel, beberapa pecahan rudal berukuran besar—bahkan mencapai tiga hingga empat meter—jatuh di dekat situs-situs suci di kawasan tersebut.

Salah satu pecahan dilaporkan jatuh di dekat Church of the Holy Sepulchre. Selain itu, serpihan juga ditemukan di kompleks Masjid Al-Aqsa serta kawasan permukiman Yahudi di Kota Tua.

Tidak Ada Korban Jiwa

Komandan polisi di lokasi, Dvir Tamim, mengatakan beberapa rudal berhasil dicegat sistem pertahanan udara Israel di atas Yerusalem. Namun, pecahan dari rudal yang dihancurkan jatuh di berbagai titik di sekitar Kota Tua.

Tim penjinak bom dan aparat kepolisian kini menangani sejumlah lokasi jatuhnya serpihan. Layanan darurat Israel menyatakan tidak ada korban luka akibat insiden tersebut.

BACA JUGA:
Iran Tuding AS Langgar Gencatan Senjata Usai Serangan Tanker di Selat Hormuz

Selain itu, satu pecahan rudal juga dilaporkan jatuh di dekat kawasan pemerintahan Yerusalem yang menjadi lokasi gedung parlemen Israel dan sejumlah kantor kementerian.

Situasi ini semakin menambah ketegangan di kawasan yang telah lama dilanda konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat. []

TERKAIT LAINNYA