Ekonomi

Bank Indonesia Pastikan Ketersediaan Uang Tunai dan Sistem Pembayaran di Aceh Pasca Bencana

KETIKKABAR.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh bersama perbankan terus berkoordinasi untuk memastikan kelancaran sistem pembayaran dan ketersediaan uang tunai di wilayah-wilayah terdampak bencana di Aceh.

Berdasarkan pantauan dan koordinasi yang dilakukan BI, layanan perbankan di Aceh telah mulai berangsur pulih meskipun beberapa daerah masih menghadapi tantangan pasca bencana.

Saat ini, operasional kantor cabang perbankan dan ATM di Aceh Tamiang, salah satu daerah terdampak, sudah mulai beroperasi meskipun masih ada pemadaman listrik.

Pemulihan operasional perbankan ini akan terus diupayakan dalam waktu dekat untuk memastikan layanan kembali normal.

Selain di Aceh Tamiang, seluruh kantor cabang perbankan dan ATM di Aceh, termasuk daerah-daerah yang terdampak banjir dan longsor cukup parah seperti Langsa, Pidie Jaya, dan Bener Meriah, sudah mulai beroperasi penuh.

Sementara itu, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Gayo Lues masih beroperasi sebagian.

BACA JUGA:
BSI-ANTAM Gas Pol Industri Bullion, Dorong Ekosistem Emas Nasional Naik Kelas

Dalam upaya pemulihan, sektor perbankan di Aceh telah melakukan perbaikan infrastruktur IT dan jaringan dengan mengirimkan modem internet satelit, router, serta switch hub ke daerah-daerah yang terdampak.

Selain itu, perbankan juga telah mengatur periode aktivasi kantor cabang dengan pembatasan layanan untuk memastikan operasional tetap berjalan dengan baik.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Agus Chusaini, menjelaskan bahwa dengan dukungan jaringan telekomunikasi dan komunikasi yang ada, BI berharap masyarakat dapat mengoptimalkan transaksi nontunai seperti menggunakan QRIS untuk berbelanja, guna mengurangi ketergantungan pada uang tunai selama masa pemulihan.

Agus Chusaini juga menegaskan bahwa Bank Indonesia akan terus berkomitmen untuk menjaga kelancaran sistem pembayaran di wilayah Aceh.

Untuk itu, Kantor Perwakilan BI Aceh mendapat dukungan penuh dari Kantor Perwakilan BI wilayah Sumatera Utara, serta Kantor Pusat BI di Jakarta, termasuk dalam pemenuhan ketersediaan uang tunai untuk mendukung transaksi masyarakat.

BACA JUGA:
Unit Distribusi Garudafood Uji Coba Truk Listrik untuk Tekan Emisi

“Kami akan terus menjaga ketersediaan uang tunai di Aceh sesuai dengan perhitungan kebutuhan uang minimal, untuk mendukung kebutuhan perbankan dan perekonomian masyarakat secara umum,” kata Agus.

Masyarakat juga dapat mengakses layanan tarik tunai maupun setor tunai di setiap kantor cabang perbankan atau ATM terdekat seperti biasa.

Selain itu, BI juga menyediakan layanan penukaran uang yang telah rusak di kantor cabang perbankan terdekat, serta di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh dan Lhokseumawe setiap hari Selasa dan Kamis, mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB.

Dengan langkah-langkah ini, Bank Indonesia berharap bisa memastikan kelancaran aktivitas ekonomi di Aceh meskipun pasca bencana, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan perbankan. []

BI Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan dan Percepat Pemulihan Layanan Perbankan Pasca-Banjir

TERKAIT LAINNYA