KETIKKABAR.com – Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, memastikan pemerintah terus bergerak menangani bencana besar yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Ia bahkan membuka peluang penetapan status bencana nasional untuk wilayah utara Sumatera, seiring meningkatnya korban dan kerusakan.
“Ya mungkin (status bencana nasional), mungkin saja. Yang menentukan nanti adalah BNPB dan kementerian-kementerian di bawah koordinasi pembangunan manusia dan kebudayaan,” ujar Cak Imin seusai membuka Kemah Nasional Lintas Iman di Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (29/11/2025).
Cak Imin menegaskan bahwa pemerintah sudah melakukan percepatan penanganan bencana.
Ia memerintahkan kementerian dan lembaga terkait untuk memperkuat koordinasi lintas instansi, terutama dalam fase tanggap darurat hingga menuju rehabilitasi dan rekonstruksi.
“Kementerian-kementerian di bawah koordinasi saya sudah bergerak. Pemerintah mendorong percepatan penanggulangan, terutama tanggap darurat serta rehabilitasi dan rekonstruksinya,” tegas Ketua Umum PKB tersebut.
Di sisi lain, situasi di Sumatera Utara kian mengkhawatirkan. BPBD Sumut melaporkan lonjakan korban akibat banjir dan longsor yang menerjang sejumlah kabupaten/kota.
Hingga Sabtu (29/11), jumlah korban meninggal mencapai 127 orang dan 104 orang masih hilang.
“Data sementara meninggal dunia 127 orang, hilang 104 orang,” kata Sri Wahyuni Pancasilawati, Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut.
Dalam laporan terbaru BPBD, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) menjadi wilayah dengan korban meninggal terbanyak, mencapai 44 orang.
Sementara jumlah korban hilang tertinggi berada di Kota Sibolga, yakni 48 orang. Total warga yang terluka tercatat 152 orang, sedangkan pengungsi telah mencapai 11.139 jiwa.
Pemerintah menekankan bahwa evaluasi status bencana nasional akan dilakukan berdasarkan eskalasi dampak dan rekomendasi teknis BNPB.
Upaya pencarian, penyelamatan, serta pemulihan kebutuhan dasar warga masih berlangsung di seluruh wilayah terdampak.[]
Kapolda Aceh Dampingi Menhan, Mendagri, dan Panglima TNI Tinjau Lokasi Banjir di Pidie Jaya


















