Daerah

Dukung BNN, Pangdam IM Apresiasi Pemusnahan 2 Hektare Ladang Ganja di Aceh Besar

KETIKKABAR.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama unsur TNI, Polri, dan instansi terkait memusnahkan ladang ganja seluas dua hektare di Kabupaten Aceh Besar, Rabu (10/9/2025).

Operasi ini merupakan bagian dari strategi nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), serta wujud komitmen “war on drugs” di wilayah Aceh yang masih rawan peredaran ganja.

Tim gabungan berhasil menemukan dan memusnahkan kurang lebih 5.000 batang ganja dengan total berat sekitar 2,3 ton di dua lokasi berbeda.

Lokasi pertama berada di Desa Pulo, Kecamatan Seulimeum, seluas 1,3 hektare dengan 3.500 batang ganja. Lokasi kedua di Desa Ie Seum, Kecamatan Masjid Raya, seluas 0,7 hektare dengan 1.500 batang ganja.

Operasi ini dipimpin oleh Kepala Satuan Tugas Pemusnahan Ladang Ganja Direktorat Narkotika BNN, Kombes Riki Kurniawan, dan melibatkan 117 personel gabungan dari berbagai instansi.

BACA JUGA:
Sekjen PP PSM Kukuhkan Kepengurusan Pencak Silat Militer Wilayah Provinsi Aceh

Kepala BNN, Irjen Pol Suyudi Ario Seto, menegaskan bahwa pemusnahan ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk aktif mendukung program Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba).

“Edukasi, kewaspadaan, dan keberanian masyarakat dalam melaporkan segala bentuk penyalahgunaan narkoba sangat penting untuk menyelamatkan masa depan bangsa,” ujar Suyudi.

Ia juga mengingatkan bahwa ancaman hukuman bagi pelaku kepemilikan narkotika adalah pidana penjara seumur hidup, atau paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

Pangdam IM, Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., turut mengapresiasi sinergi yang terjalin. Ia menegaskan, TNI akan selalu mendukung BNN dan aparat penegak hukum lainnya dalam perang melawan narkoba.

“Pemusnahan ladang ganja ini adalah langkah nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus upaya menyelamatkan generasi muda Aceh dari bahaya narkoba,” kata Pangdam IM.

BACA JUGA:
Bupati Aceh Besar Dampingi Kepulangan Banleg DPR RI, Harapkan Penguatan Regulasi Pemerintahan Aceh

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak takut melaporkan keberadaan ladang ganja atau aktivitas mencurigakan terkait narkoba. [ ]

Nadiem Jangan Takut Buka Tabir Aliran Dana Korupsi Chromebook

TERKAIT LAINNYA