KETIKKABAR.com – Kepala Kelompok Staf Ahli Pangdam Iskandar Muda (Kapok Sahli Pangdam IM) Brigadir Jenderal TNI Mahesa Fitriadi bertindak sebagai Inspektur Upacara pada pelaksanaan Upacara Bendera Bulanan di Lapangan Blang Padang, Kota Banda Aceh, Senin (20/4/2026).
Bertindak mewakili Pangdam IM Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., Brigjen Mahesa menyampaikan amanat strategis dari Panglima TNI kepada para peserta upacara.
Kegiatan upacara ini diikuti oleh jajaran Perwira, Bintara, Tamtama, serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kodam Iskandar Muda. Agenda rutin bulanan ini difungsikan sebagai sarana pembinaan satuan sekaligus penyampaian kebijakan dan arahan langsung dari pimpinan institusi militer.
Dalam amanat tertulis Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. yang dibacakan oleh Brigjen Mahesa, pimpinan TNI mengapresiasi dedikasi serta loyalitas seluruh personel dalam menjalankan tugas di tengah dinamika strategis.
Panglima TNI secara khusus menyoroti kondisi geopolitik terkini, termasuk konflik di Timur Tengah, yang berdampak pada ekonomi dan memicu krisis energi global. Situasi tersebut menuntut adanya efisiensi penggunaan anggaran dan energi di lingkungan TNI.
Terkait internal institusi, Panglima TNI memberikan peringatan tegas mengenai pelanggaran hukum yang masih melibatkan oknum prajurit. Kejadian semacam itu dinilai berpotensi menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap TNI.
Oleh karena itu, seluruh prajurit dan PNS diminta menjunjung tinggi hukum serta menjaga kehormatan institusi.
Lebih lanjut, Jenderal Agus Subiyanto juga memberikan atensi khusus pada arus informasi dan penggunaan media sosial. Ia mengimbau seluruh personel agar tidak mudah terpengaruh oleh provokasi maupun berita bohong (hoaks).
“Prajurit dan PNS TNI harus mampu menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi yang positif, serta turut menjaga nama baik institusi TNI di ruang digital,” tegasnya.
Mengingat momentum yang masih berada dalam suasana perayaan keagamaan, Panglima TNI turut menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh keluarga besar TNI.
“Minal ‘Aidin wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya, seraya berharap momentum tersebut dapat memperkuat kebersamaan dan pengabdian anggota.
Sebagai pedoman pelaksanaan tugas ke depan, Panglima TNI menginstruksikan seluruh jajaran untuk senantiasa memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI.
Prajurit dituntut untuk profesional, adaptif, dan taat hukum guna mewujudkan TNI yang modern serta responsif dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


















