Hukum

PP GPA Desak Penangkapan Riza Chalid, Minta Penegak Hukum Bongkar Aktor Besar Skandal Migas

KETIKKABAR.com – Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al Washliyah (PP GPA), Aminullah Siagian, mendesak aparat penegak hukum segera menangkap saudagar minyak M Riza Chalid yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah nasional.

Permintaan ini disampaikan Aminullah dalam pernyataannya pada Rabu, 23 Juli 2025. Ia menegaskan bahwa kesaksian Riza Chalid sangat penting untuk membuka keterlibatan aktor-aktor besar di balik skandal yang disebutnya sebagai kejahatan berjamaah.

“Kami mendesak aparat untuk menyetrum Riza Chalid secara psikologis maupun teknis hukum agar ia mau buka suara siapa saja aktor di belakang kejahatan besar ini. Jangan ada yang ditutup-tutupi,” tegas Aminullah.

BACA JUGA:
Satu dari Dua Pelaku Penikaman Nus Kei di Maluku Tenggara Diduga Merupakan Atlet MMA

Menurutnya, penanganan kasus tersebut harus dilakukan secara tegas dan transparan, tanpa pandang bulu. Ia mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar tidak “bermain mata” dalam menangani perkara ini.

“Kejagung dan KPK jangan bermain mata. Kasus ini harus diungkap seterang-terangnya dan dihukum seberat-beratnya. Jangan ragu membongkar antek-anteknya. Kami mencium ada kekuatan besar yang dilindungi dalam perkara ini,” ujarnya.

Aminullah menegaskan, komitmen pemberantasan korupsi yang diusung Presiden Prabowo Subianto harus diwujudkan dalam penanganan kasus ini. Ia menduga praktik korupsi tata kelola migas sudah berlangsung selama lebih dari dua dekade.

“Permainan korupsi ini sudah berlangsung selama lebih dari 25 tahun. Jangan setengah hati. Telusuri aliran dananya, ungkap bos-bos besarnya. Kami yakin ada beking kuat yang melindungi skandal ini,” katanya.

BACA JUGA:
KPK Ungkap Temuan Serius Program MBG: Soroti Standar Dapur dan Risiko Keamanan Pangan

Ia juga mendesak agar aparat memanggil dan memeriksa pihak-pihak yang diduga terlibat sejak awal permainan kotor ini terjadi, termasuk para pejabat dan elite yang disebut-sebut memiliki keterkaitan dengan Riza Chalid.

Kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah melibatkan nama-nama besar dan nilai kerugian negara yang sangat signifikan. Aminullah menegaskan bahwa publik menanti keberanian penegak hukum dalam menuntaskan perkara ini secara tuntas dan tidak tebang pilih.

TERKAIT LAINNYA