KETIKKABAR.com – Presiden Prabowo Subianto diminta bersikap tegas terhadap jajaran pembantunya di Kabinet Merah Putih, terutama para menteri yang dinilai membuat kegaduhan dan mencoreng citra pemerintahan.
Sorotan tajam datang dari Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN), Adib Miftahul, khususnya kepada Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi, yang sebelumnya juga menjabat sebagai Menkominfo.
Budi Arie disebut kerap muncul dalam persidangan terkait kasus pengamanan judi online (judol).
“Presiden Prabowo ini kan mendambakan iklim politik yang teduh, tidak gaduh. Tapi track record gara-gara judi online yang jadi masalah akut harus diberantas sekarang juga. Ini menimbulkan kegaduhan,” ujar Adib kepada RMOL, Sabtu (19/7/2025).
Baca juga: Tersangka Kasus Korupsi Chromebook, Ibrahim Arief Dipasang Gelang Elektronik Tahanan Kota
Adib menilai, jika Prabowo membiarkan nama-nama kontroversial tetap berada di dalam kabinet tanpa tindakan, maka hal tersebut bisa berdampak pada penurunan kepercayaan publik terhadap Presiden.
“Saya kira ini harus menjadi sebuah catatan penting bagi Presiden: tertibkan awak-awak kabinet, terutama yang berkaitan dengan isu besar yang sedang dinanti penyelesaiannya oleh publik,” tegasnya.
Sebelumnya, nama Budi Arie mencuat dalam rangkaian sidang kasus pengamanan jaringan judi online, meskipun belum ada status hukum yang ditetapkan terhadap dirinya.
Namun, sorotan publik terhadap pejabat yang diduga memiliki keterkaitan dengan bisnis ilegal digital semakin menguat.[]


















