KETIKKABAR.com – Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris atau yang akrab disapa Syech Muharram, secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Aceh Besar Tahun 2025 di Aula UDKP Kantor Camat Darul Imarah, Selasa (15/7/2025).
Dalam arahannya, Bupati menyampaikan pesan yang tegas sekaligus menggugah semangat seluruh peserta. Ia bahkan melakukan absensi langsung kepada para camat, kepala puskesmas, hingga penyuluh.
“Saya ingin pastikan semua unsur hadir dan serius. Ini bukan sekadar acara, ini panggilan tanggung jawab untuk menyelamatkan generasi kita,” tegasnya.
Syech Muharram menekankan bahwa persoalan stunting tidak hanya berkutat pada masa kehamilan, tetapi sering terjadi saat anak berusia 1–2 tahun, ketika mulai mengonsumsi makanan pendamping ASI.
Ia mengajak seluruh unsur TPPS untuk tidak hanya aktif dalam forum formal, tetapi juga turun langsung ke lapangan.
“Kita butuh militansi, semangat perjuangan. Jangan biarkan stunting jadi warisan masa depan,” ujarnya.
Baca juga: Wabup Aceh Besar Monitoring MPLS, Ajak Orang Tua Aktif Terlibat dalam Pendidikan Anak
Bupati berharap rakor ini mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor dan menumbuhkan semangat baru untuk menurunkan angka stunting di Aceh Besar.
“Kalau semua elemen bergerak bersama, kita bisa wariskan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas,” imbuhnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (DPPKBPP dan PA) Aceh Besar, Drs. Fadhlan, menyampaikan bahwa rakor ini merupakan wujud nyata pelaksanaan Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting.
“Intervensi terbesar ada di tingkat kabupaten dan desa. Di sinilah titik krusialnya,” tegasnya.
Menurut data posyandu, angka stunting di Aceh Besar masih 16,1 persen. Fadhlan menyebut, angka tersebut menjadi tantangan tersendiri dan perlu dihadapi secara kolektif.
“Kita tidak bisa kerja sendiri-sendiri. Pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh akan mengawasi ketat,” pungkasnya.
Rakor ini turut dihadiri Asisten I Sekda Aceh Besar, Farhan, AP, para kepala OPD, camat dan Forkopimcam Darul Imarah, kepala puskesmas se-Aceh Besar, koordinator pendamping desa, para penyuluh, kader penurunan stunting, serta undangan lainnya. []


















