Daerah

Kodam IM Dukung Penuh Polda Aceh Babat Habis Jaringan Narkotika

KETIKKABAR.com — Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Kodam IM) menegaskan komitmen dan dukungan penuhnya terhadap Polda Aceh dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika di Bumi Serambi Mekkah.

Keseriusan ini diwujudkan melalui penguatan sinergi TNI-Polri beserta instansi terkait guna membentengi generasi muda dari ancaman zat terlarang.

Dukungan tersebut disampaikan oleh Pangdam IM Mayjen Joko Hadi Susilo melalui Danpomdam IM Kolonel Imran Ilyas dalam konferensi pers pemusnahan barang bukti narkotika di Markas Polda Aceh, Selasa, 8 September 2026.

Menurut Imran, pemusnahan barang bukti bukan sekadar bagian dari proses penegakan hukum, melainkan wujud nyata keseriusan lintas sektoral dalam memerangi sindikat narkotika di wilayah Aceh.

“Atas nama Kodam Iskandar Muda, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kapolda Aceh beserta jajaran, khususnya Ditresnarkoba, atas keberhasilan mengungkap kasus peredaran narkotika. Langkah ini menunjukkan bahwa pemberantasan narkotika memerlukan keseriusan, konsistensi, dan kerja sama lintas sektor,” kata Imran Ilyas membacakan sambutan Pangdam IM.

BACA JUGA:  Tingkatkan Kesadaran Hukum Santri, Kejati Aceh Gelar “Jaksa Masuk Dayah” di Pidie

Dalam gelaran tersebut, tim gabungan memusnahkan sejumlah barang bukti hasil sitaan yang terbilang masif dan bervariasi. Barang bukti itu meliputi 569,65 gram narkotika jenis sabu, 2.538 cartridge vape dan 3.827 ml cairan (liquid) yang mengandung etomidate, serta 49.627 butir pil ekstasi (MDMA).

Imran menekankan bahwa temuan berbagai modus operandi baru, termasuk penggunaan medium vape, harus menjadi alarm bahaya bagi seluruh elemen masyarakat.

“Jumlah tersebut bukan sekadar angka atau barang sitaan, tetapi mencerminkan adanya potensi ancaman yang sangat serius terhadap kesehatan, keselamatan, dan masa depan masyarakat, khususnya generasi muda,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyerukan agar seluruh komponen bangsa di Aceh merapatkan barisan dan tidak memberikan sedikit pun ruang bagi peredaran narkotika.

BACA JUGA:  Tim Gabungan Sisir Titik Asap, Penanganan Karhutla di Gampong Drien Aceh Selatan Terus Berlanjut

Ia secara khusus memperingatkan generasi muda agar fokus menjadi individu yang produktif dan berprestasi, serta menjauhi segala bentuk penyalahgunaan obat terlarang.

“Jangan pernah mencoba narkoba, karena satu kali mencoba dapat menjadi awal dari kehancuran masa depan,” katanya mengingatkan.

Selain itu, Kodam IM turut mengapresiasi peran krusial media massa yang terus proaktif mengedukasi publik.

Menurutnya, narasi pemberitaan yang kuat sangat dibutuhkan untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat agar berani melaporkan aktivitas mencurigakan terkait narkotika di lingkungan mereka.

“Kita semua tentu berharap agar upaya yang dilakukan hari ini tidak berhenti pada pemusnahan barang bukti, tetapi menjadi bagian dari gerakan bersama yang berkelanjutan untuk memutus mata rantai peredaran narkotika. Kodam Iskandar Muda siap bersinergi dan berkolaborasi dengan seluruh pihak untuk mewujudkan Aceh yang aman, sehat, produktif, dan bebas dari narkotika,” pungkasnya.[]

TERKAIT LAINNYA