Politik

Wacana Duet Anies–Ahok di Pilpres 2029: Dinilai Jadi Kekuatan Besar

KETIKKABAR.com, Jakarta – Peluang koalisi nasional menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 kembali memunculkan wacana tak biasa. Akademisi sekaligus Guru Besar Bidang Ilmu Pemikiran Islam, Hasyim Muhammad, mengusulkan gagasan agar Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dipasangkan sebagai bakal calon presiden dan calon wakil presiden pada kontestasi politik mendatang.

Kendati dinilai berpotensi menciptakan poros kekuatan politik yang signifikan, gagasan tersebut dinilai tidak luput dari sejumlah hambatan psikologis dan sosiologis, terutama yang berakar dari polarisasi pendukung kedua tokoh sejak perhelatan Pilgub DKI Jakarta 2017 silam.

“Kalau dari sisi pendukung, keduanya sama saja. Pendukung Anies dan Ahok bencinya sundul langit ke lawannya,” tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Jumat (4/9).

BACA JUGA:  Dede Budhyarto Sebut Ada Pihak Lakukan Framing Jokowi di Balik Aksi Unjuk Rasa 27 Agustus

Dalam analisisnya, Hasyim melihat respons personal kedua tokoh terhadap wacananya akan menunjukkan dinamika yang berbeda. Anies dinilai memiliki fleksibilitas politik yang lebih besar untuk mencairkan ketegangan, bahkan berandai-andai jika kedua tokoh tersebut mau tampil bersama dalam ruang publik digital guna mendongkrak popularitas elektoral.

“Anies orangnya cenderung santai dan lebih bisa kompromi. Sedangkan Ahok, mungkin akan menolak karena masih marah sama Anies, terutama terkait pidato Anies saat pelantikan Gubernur DKI,” ujarnya.

Terlepas dari hambatan emosional dan sosial di tingkat akar rumput, Hasyim tetap memandang bahwa rekonsiliasi politik melalui penyatuan kekuatan Anies dan faksi politik pengusung Ahok—dalam hal ini PDI Perjuangan—merupakan formula strategis. Langkah tersebut dinilai sebagai salah satu prasyarat penting apabila kelompok oposisi atau di luar koalisi petahana ingin membangun poros tandingan yang kompetitif guna menghadapi kekuatan politik Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka pada 2029.

“Tapi andai saya bisa bertemu langsung Pak Ahok, saya akan sampaikan bahwa persatuan Ahok-Anies adalah sebuah kekuatan besar untuk persatuan bangsa ini,” katanya.[]

BACA JUGA:  Eks Anggota BIN Ungkap Dugaan ‘Operasi Garis Dalam’ Pasca-Demonstrasi 27 Agustus

TERKAIT LAINNYA