Nasional

Kemenhan Bantah Isu Pelarangan Hijab bagi Kadet Perempuan Unhan

KETIKKABAR.com — Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Republik Indonesia memberikan klarifikasi tegas terkait kabar yang beredar di media sosial mengenai pengakuan seorang calon mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Pertahanan (Unhan) yang memilih mundur akibat kewajiban mencopot jilbab saat mengikuti pendidikan.

Karo Infohan Setjen Kemenhan, Brigjen Rico Ricardo Sirait, memastikan bahwa informasi mengenai pelarangan penggunaan hijab bagi kadet perempuan tidaklah benar.

Berdasarkan Peraturan Rektor Unhan RI Nomor 28 Tahun 2025 tentang Pedoman Kehidupan Kadet Universitas Pertahanan, tidak ada ketentuan spesifik yang melarang penggunaan hijab bagi kadet perempuan.

“Peraturan tersebut justru menempatkan nilai ketakwaan sebagai bagian dari kode kehormatan Kadet. Kadet diarahkan untuk menjadi insan yang beragama sesuai kepercayaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa serta mengamalkan ajaran agama dan kepercayaan masing-masing, baik dalam kedinasan maupun kehidupan pribadi,” ujar Rico dalam siaran pers di Jakarta, Minggu (23/8/2026).

Terkait ketentuan selama Latihan Dasar Militer (Latsarmil) di Akademi Militer (Akmil) Magelang yang sempat menjadi sorotan, pihak kementerian menjelaskan bahwa penyesuaian pakaian dilakukan semata-mata demi pertimbangan teknis keamanan, keselamatan, serta keleluasaan gerak dalam latihan fisik tertentu, dan bukan sebagai bentuk pembatasan keyakinan beragama.

BACA JUGA:  Jokowi Jadi Satu-satunya Mantan Presiden yang Hadiri Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Lebih lanjut, Kemenhan menegaskan bahwa dalam kegiatan sehari-hari di mess maupun saat kegiatan akademik di luar kampus, kadet perempuan Muslim tetap diperbolehkan mengenakan hijab. Menteri Pertahanan RI juga telah memberikan arahan khusus untuk melakukan penyempurnaan aturan seragam ke depan.

“Penyesuaian tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperjelas ketentuan yang belum secara spesifik mengatur penggunaan hijab bagi kadet perempuan Muslim, sehingga ke depan terdapat kesamaan pemahaman dan penerapan dalam seluruh kegiatan pendidikan kadet Unhan,” jelas Rico.[]

TERKAIT LAINNYA