KETIKKABAR.com — Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Alibasyah, M.M., secara resmi membuka Rapat Kerja Pengawasan (Rakerwas) Tahun Anggaran 2026 di Hotel Amel Convention Hall, Banda Aceh, Kamis (7/5/2026).
Agenda tahunan ini difokuskan pada penguatan transformasi pengawasan internal Polri yang profesional, modern, dan akuntabel guna mendukung tata kelola organisasi yang lebih baik.
Dalam sambutannya, Kapolda Aceh menegaskan bahwa fungsi pengawasan memiliki peran strategis sebagai quality control untuk menjaga profesionalisme personel Polri agar tetap berjalan sesuai koridor hukum. Ia meminta jajaran pengawasan untuk selalu adaptif dalam menghadapi tantangan organisasi yang semakin dinamis.
“Pengawasan harus terus diperkuat dan ditingkatkan. Transformasi pengawasan menjadi langkah penting untuk menjawab tantangan organisasi yang semakin dinamis. Pengawasan ke depan harus adaptif, modern, serta memanfaatkan teknologi informasi,” ujar Kapolda Aceh dalam arahannya.
Kapolda juga memberikan apresiasi khusus kepada Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Aceh atas capaian akuntabilitas kinerja yang memuaskan. Berdasarkan penilaian Kementerian PAN-RB, Polda Aceh berhasil meraih nilai sebesar 91,54 persen.
“Capaian ini tidak mudah diraih. Saya mengucapkan terima kasih kepada Irwasda beserta seluruh jajaran yang terus menjaga kualitas tata kelola organisasi sehingga mampu mempertahankan akuntabilitas kinerja dengan baik,” lanjutnya.
Selain aspek administratif, Irjen Pol. Marzuki Alibasyah menekankan pentingnya langkah preventif melalui audit dengan tujuan tertentu.
Jajaran pengawasan diminta tidak hanya bertindak pasca-pelanggaran, tetapi harus mampu melakukan deteksi dini dan pencegahan secara cepat, tepat, dan humanis.
Rakerwas ini diikuti oleh 125 peserta yang terdiri dari jajaran fungsi pengawasan internal Polda Aceh serta Polres/ta jajaran.
Turut hadir dalam pembukaan tersebut Irwasda Polda Aceh, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Aceh, serta personel pengawasan internal lainnya.
Di akhir arahannya, Kapolda berharap forum ini menjadi ruang evaluasi dan inovasi bagi para personel untuk melahirkan terobosan kreatif dalam memperkuat sistem pengawasan menuju Polri yang Presisi.
“Semoga kegiatan ini mampu melahirkan terobosan kreatif yang memperkuat tata kelola organisasi yang bersih, transparan, dan akuntabel demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya. []










