KETIKKABAR.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut hubungannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping “sangat baik”.
Pernyataan itu disampaikan saat membuka pertemuan perdana Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian di Washington, Kamis (19/2/2026) malam WIB.
Trump bahkan mengaku akan berkunjung ke China dan menyebut rencana itu sebagai langkah besar.
“Saya akan pergi ke China, itu akan menjadi hal yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya,” kata Trump dalam siaran langsung YouTube The White House.
“Kita harus menggelar pertunjukan terbesar yang pernah ada dalam sejarah China,” lanjutnya.
Trump juga menyatakan dirinya mendapat sambutan hangat dalam pertemuan terakhir dengan Xi.
Ia menyampaikan pujian tersebut setelah sebelumnya menyanjung Utusan Khusus AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, yang dinilai piawai berkomunikasi dalam isu Ukraina-Rusia.
Namun, di sisi lain, Rusia dan China hingga kini belum bergabung dalam Board of Peace bentukan Trump. Keduanya merupakan anggota tetap Dewan Keamanan PBB.
Dalam forum itu, Trump memuji sejumlah kepala negara atau perwakilan yang hadir. Ia menyebut satu per satu dari kursi anggota dan melontarkan pujian serta gurauan.
Board of Peace didanai dari kontribusi sukarela negara anggota. Untuk kursi tetap, negara diminta membayar 1 miliar dolar AS. Ada juga opsi keanggotaan tiga tahun tanpa kewajiban kontribusi tersebut.
Trump menyebut seluruh dana yang terkumpul akan digunakan untuk proyek rekonstruksi di Gaza.
Forum ini menjadi bagian dari inisiatif diplomasi baru AS, meski belum mendapat dukungan penuh dari semua kekuatan besar dunia. []


















