Daerah

Pemulihan Pascabencana, Korhudas Peusangan dan Komowagayo Turunkan Tim Psikososial ke Aceh Tengah

KETIKKABAR.com – Komunitas Relawan Hulu DAS Peusangan (Korhudas Peusangan) bekerja sama dengan Koperasi Kopi Wanita Gayo (Komowagayo) menurunkan tim Psikososial dan Rekreasional untuk anak-anak penyintas bencana di Aceh Tengah.

Kegiatan bertajuk “Trauma Healing: Psikososial dan Rekreasional bagi Anak-anak Penyitas Bencana di Aceh Tengah” itu digelar pada 13-15 Februari 2026.

Program tersebut menyasar sejumlah desa di Kecamatan Bintang, yakni Kalasegi, Kejujurun Syiah Utama dan Kelitu. Selain itu, tim juga turun ke Kampung Kenawat di Kecamatan Lut Tawar serta Kampung Tebuk di Kecamatan Pegasing.

Dalam setiap desa, satu tim terdiri dari tiga orang yang dilengkapi mentor, asisten mentor dan administrator.

“Alhamdulillah kita turunkan tenaga profesional, yang sebagian besar sudah berpengalaman dalam psikososial dan rekreasional,” kata Iwan Bahagia, Koordinator Korhudas Peusangan.

Iwan menjelaskan, kegiatan itu bertujuan memulihkan semangat anak-anak terdampak bencana, baik yang terdampak langsung maupun tidak langsung.

Sebelum diterjunkan, seluruh anggota tim mendapat pengenalan dasar-dasar psikososial dan rekreasional sebagai bagian dari trauma healing.

BACA JUGA:
Personel Kodim 0119/Bener Meriah dan Warga Bangun Jembatan Aramco di Timang Gajah

“Alhamdulillah mereka sudah mengenal dasar-dasar trauma healing dari Kak Yuni Hendarmini, salah seorang pegiat psikososial dan penulis buku rekreasional, beliau pengalaman dalam berbagai bencana di Aceh, termasuk tsunami,” ucap Iwan.

Ia menyebutkan, tim yang diterjunkan ke lima desa tersebut didominasi perempuan dan langsung menjalankan berbagai kegiatan selama tiga hari.

Menurutnya, anak-anak penyintas merupakan kelompok rentan yang perlu mendapat perhatian serius karena mengalami langsung peristiwa bencana.

“Setidaknya, kita tidak lakukan selama sehari, tetapi tiga hari berturut-turut dengan program yang berkurikulum, terstruktur dan sistematis, sehingga menurut pandangan dari para mentor, ada hasil yang dicapai dari awal hingga akhir pertemuan,” ungkap Iwan.

Selain kegiatan pemulihan psikososial, tim juga mengajarkan anak-anak untuk waspada bencana, mengenali gejala alam, serta berperan dalam mitigasi bencana di lingkungan keluarga.

Iwan menambahkan, respons guru dan aparat desa terhadap kehadiran tim Korhudas Peusangan X Kokowagayo sangat baik. Antusiasme anak-anak juga tinggi.

BACA JUGA:
Jadwal MotoGP Prancis 2026: Marquez Berjuang dari Q1, Veda Pratama Tembus Q2

“Hampir 200 anak-anak yang terlibat dengan kegiatan ini, dari target 150 anak. Nah, kami juga menemukan anak-anak yang perlu mendapatkan perhatian khusus dari Pemkab, yang akan kita rekomendasikan untuk ditangani oleh pihak terkait,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kokowagayo yang telah mendukung ide pelaksanaan kegiatan tersebut bersama Dewan Muda Fair Trade Korea.

“Terima kasih untuk kontribusi seluruh tim, untuk Kokowa dan Dewan Muda Fair Trade Korea sebagai penyokong program yang aplikatif ini, sehingga akan menjadi hal yang baik untuk penanganan pascabencana,” tutup Iwan Bahagia.

Adapun lima desa yang dikunjungi tim Psikososial dan Rekreasional Korhudas Peusangan X Kokowagayo meliputi wilayah Kecamatan Bintang, yakni Telpam (Kampung Kejurun Syiah Utama-Nosar), Kelitu dan Kalasegi; Kecamatan Lut Tawar di Kampung Kenawat; serta Kampung Tebut di Kecamatan Pegasing. []

Kecelakaan Maut di Tol Sibanceh, Satu Orang Tewas di Km 19+600 Aceh Besar

TERKAIT LAINNYA