Internasional

Inggris Kerahkan Enam Jet Tempur F-35B ke Siprus di Tengah Kekhawatiran Serangan AS ke Iran

KETIKKABAR.comInggris mengerahkan enam jet tempur siluman F-35B tambahan ke Pangkalan Angkatan Udara Akrotiri di Siprus. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan London jika Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan baru terhadap Iran yang berpotensi memicu konflik lebih luas di kawasan Timur Tengah.

Mengutip surat kabar The Times, Minggu (8/2/2026), enam jet tempur F-35B tersebut lepas landas dari Pangkalan Angkatan Udara Kerajaan Inggris di Marham, Norfolk, menuju Siprus pada Jumat lalu. Laporan itu menyebutkan jet-jet tempur tersebut akan menjalankan misi mempertahankan pangkalan Inggris jika situasi keamanan di kawasan menjadi “panas”.

Pemerintah Inggris, menurut laporan tersebut, khawatir Amerika Serikat dapat menyerang Iran dan menyeret Timur Tengah ke dalam konflik berskala lebih besar. Enam jet F-35B itu kini bergabung dengan armada jet tempur Typhoon yang telah lebih dulu ditempatkan di Siprus untuk mendukung misi di wilayah udara Irak dan Suriah.

BACA JUGA:
Iran Tutup Kembali Selat Hormuz, Buntut Blokade AS

Sebelumnya, empat jet tempur Typhoon yang berbasis di Akrotiri juga dilaporkan telah dikerahkan ke Qatar bulan lalu. Pengerahan itu dilakukan atas permintaan pemerintah Qatar di tengah meningkatnya ketegangan regional.

Penguatan militer Inggris di Siprus berlangsung setelah delegasi Amerika Serikat dan Iran menggelar pembicaraan di Oman terkait program nuklir Iran pada Jumat. Meski Presiden AS Donald Trump menggambarkan perundingan tersebut sebagai “sangat baik”, kekhawatiran akan kemungkinan eskalasi militer tetap mengemuka jika perundingan berakhir tanpa kesepakatan.

“Kita akan bertemu lagi awal pekan depan, dan mereka ingin membuat kesepakatan, Iran, sebagaimana seharusnya mereka ingin membuat kesepakatan,” kata Trump. Ia juga memperingatkan akan adanya “konsekuensi berat” jika kesepakatan tidak tercapai.

Selain pengerahan jet tempur, Inggris dilaporkan terus memantau pergerakan armada laut di sekitar Teluk Arab. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan jalur logistik serta perlindungan terhadap pangkalan-pangkalan militer Inggris di kawasan tersebut. []

BACA JUGA:
Trump Ancam China Tarif 50 Persen Jika Pasok Senjata ke Iran

Surat Konfirmasi Kematian Epstein Terbit Sehari Sebelum Ia Dinyatakan Tewas

TERKAIT LAINNYA