KETIKKABAR.com – Influencer Dinar Candy memberikan peringatan keras kepada anak muda mengenai bahaya rokok elektrik jenis “Vape Getar” atau “Pod Getar” yang diduga mengandung narkotika.
Unggahan ini mencuat hanya berselang beberapa jam setelah penemuan jasad selebgram Lula Lahfah di apartemennya kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (23/1/2026).
Dinar mengaku sempat ditawari perangkat tersebut saat berada di sebuah kelab malam, namun ia menolaknya karena sedang fokus menjaga kebugaran fisik sebagai atlet tinju.
Melalui akun pribadinya, DJ yang akrab disapa Dinar ini menceritakan pengalamannya saat seseorang mencoba membujuknya menggunakan alat tersebut dengan iming-iming efek melayang.
“Wahai anak anak muda hati hati sama Pod Geter itu berbahaya. Jadi ada beberapa kali anak muda di club nawari pod getar. Bentuknya seperti Vape hanya lebih kecil,” ujar Dinar Candy dalam postingan di akun @dinar_candy.
Ia bahkan menyebutkan adanya sosok yang terus mempromosikan barang tersebut dan memperingatkan para orang tua agar lebih waspada terhadap anak mereka.
Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki misteri penyebab kematian Lula Lahfah yang memicu berbagai spekulasi di kalangan netizen, termasuk dugaan overdosis zat kimia jenis ketamine.
Dinar Candy secara lugas mengaitkan fenomena alat hisap tersebut dengan peredaran narkoba melalui istilah “narkocoy” dalam peringatan tertulisnya.
“Pas ke sini tambah lagi ada cewek out of control, terus terusan fotoin vape geter itu buat ngajak make bareng. Itu bahaya lho. Buat bapak/ibu di rumah, anak anak yang beranjak dewasa, diawasin, pod geter itu bahaya, narkocoy,” tulis Dinar lagi. []
Gerak Cepat, Dinas Pendidikan Dayah Aceh Salurkan Logistik untuk 6 Dayah di Aceh Utara







